DEKAI, ODIYAIWUU.com — Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Tunas Papua, Jumat (4/9) secara resmi memulai perkuliahan Semester Ganjil Tahun Akademik (TA) 2026/2027.
Kegiatan tersebut merupakan rangkaian acara Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) TA 2026/2027 yang sukses digelar pada Senin-Jumat (24–28/8) lalu.
Pembukaan kuliah semester ganjil tersebut bertema Membangun SDM Yahukimo yang Takut akan Tuhan, Cerdas, dan Berkarakter dan diawali dengan pelaksanaan Ibadah pembukaan dan kuliah umum (studium generale) berlangsung khidmat di Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.
Bupati Kabupaten Yahukimo Didimus Yahuli, SH, MH membuka secara resmi kegiatan perkuliahan sekaligus memberikan kuliah umum kepada para mahasiswa. Pembukaan dihadiri juga pendiri STKIP Tunas Papua yang kini menjabat Sekretaris Dinas Pendidikan Yahukimo Dr Deleng Magayang, M.Pd.
Bupati Didimus dalam pengantar kuliah mengatakan, keberadaan STKIP Tunas Papua memiliki peran yang sangat strategis untuk mencetak sumber daya manusia (SDM) yang kreatif, inovatif, dan berilmu untuk masa depan daerah.
Kesiapan SDM menjadi pilar utama dalam mewujudkan program strategis daerah sejalan visi Yahukimo Cerdas. Didimus mengibaratkan perguruan tinggi ini sebagai laboratorium menyiapkan para agen perubahan demi masa depan daerah.
“Para mahasiswa harus kuliah dengan tekun dan tumbuh menjadi calon-calon guru yang memiliki karakter Kristus,” ujar Didimus memberikan motivasi di hadapan para para mahasiswa dan civitas akademika STKIP Tunas Papua.
Sebagai bentuk komitmen nyata Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Yahukimo terhadap pembangunan sektor pendidikan, Bupati Didimud menyerahkan bantuan biaya pendidikan berupa subsidi 50 persen biaya semester ketiga kepada 170 mahasiswa STKIP Tunas Papua.
“Pemerintah Kabupaten Yahukimo akan terus memberikan dukungan penuh bagi keberlangsungan STKIP Tunas Papua sebagai pionir perguruan tinggi di daerah ini,” ujar Didimus.
Didimus menambahkan, melalui fondasi kuat yang telah diletakkan sejak masa kepemimpinan generasi terdahulu, sekolah tinggi ini diharapkan terus melahirkan tenaga pendidik profesional yang siap mengabdi dan melayani 51 distrik (kecamatan) di wilayah Yahukimo.
Pihak yayasan menyampaikan apresiasi mendalam dan terima kasih kepada Bupati Didimus beserta jajaran Pemkab Yahukimo yang terus berkomitmen dan memberikan dukungan nyata bagi lembaga pendidikan tersebut menyiapkan SDM untuk ambil bagian memajukan dunia pendidikan daerah di masa akan datang.
Ketua STKIP Tunas Papua Dr Tri Wahyuningsih, M.Pd yang diwakili Eram Maling, S.Pd, M.Pd dalam kesempatan tersebut mengatakan, PKKMB dirancang sebagai wahana awal pengenalan Tri Dharma Perguruan Tinggi guna mempercepat adaptasi mahasiswa baru dari masa sekolah menuju kedewasaan dan kemandirian dalam budaya akademik.
“Kami berdoa dan berharap agar mahasiswa baru tidak sekadar fokus mengejar prestasi akademik, melainkan juga harus tumbuh belajar menjadi agen transformasi Masyarakat,” ujar Eram Maling.
Menurut Eram, melalui masa pembekalan tersebut, para mahasiswa juga didorong untuk aktif memberikan solusi nyata terhadap berbagai tantangan sosial-ekonomi serta siap berkontribusi dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
“Untuk mencapai hal tersebut kami juga mengimbau para mahasiswa baru untuk terus mengasah kepekaan sosial, menjaga integritas, kreativitas, sikap adaptif, kolaborasi serta penguasaan literasi digital dan teknologi,” kata Eram.
Pelaksanaan PKKMB STKIP Tunas Papua juga berlangsung aman dan nyaman. Pihak kampus melarang keras segala bentuk perpeloncoan yang dapat mengancam keselamatan dan kenyamanan mahasiswa baru.
“Kami juga membuka ruang seluas-luasnya bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi diri baik melalui kegiatan intra universiter maupun ekstra universiter seperti keterlibatan dalam organisasi, kewirausahaan, olahraga, seni, dan pengabdian masyarakat,” ujar Eram.
Di akhir acara tersebut, pendiri STKIP Tunas Papua Dr Deleng Magayang, M.Pd menyerahkan cendera mata kepada Bupati Yahukimo Didimus Yahuli, SH, MH sebagai tanda mata sekaligus bentuk dukungan dan kerja sama lembaga pendidikan dan Pemkab Tahukimo dalam menyiapkan SDM untuk daerah. (*)










