Kolegaku
Kamu kolegaku, aku kolegamu
mereka kolega kita, kita satu jiwa
Satu dalam siang, senyap dalam malam
terikat nurani yang tak pernah padam
Kemarilah, kolegaku…
Mari kita satukan tatap dalam senyum yang jujur
saling berkaca di balik terang iman yang luhur
Mari melegakan dada, menghirup angin bahagia
menjalin persaudaraan yang tak lekang oleh usia
Meski suka dan duka, terang dan gelap silih berganti
kolega adalah jiwa yang melekat pada daging yang fana ini
Laksana pohon mai yang hijau dan segar
terlindung kulit tebal, tumbuh makin mekar
Ternyata kaulah bagian dari jiwaku yang rumpang
membawa kemujuran di saat hatiku remang
Kita adalah satu insan yang bernapas lega
meski terpisah dalam dua raga
Teruslah kita berjalan menembus hiruk-pikuk dunia
Eratkan genggaman, tapaki jalan bersama
Melintasi badai yang mencoba merobohkan
agar dua raga ini berdiri kokoh tak tergoyahkan
Tak kan pudar semangat menghadapi badai yang datang
bukan karena daya fana yang rapuh dan remang
Sebab Yesus adalah Kolega Asali kita
Insan Ilahi yang memulihkan jiwa yang retak dan terluka
Sungguh, aku tak berdaya tanpa hadirmu di sisi
bagaikan insan rapuh yang berjalan sendiri
Hanya pulau asing yang mampu berdiri di tengah samudra
namun kita diciptakan untuk saling menopang rasa
Kolegaku… Karib dagingku dan sahabat jiwaku
kau tak pernah membisu saat kawanmu membeku
Lenganmu membawa berkah saat langkahku lesu
hadirmu bagai malaikat di tengah duka dan kelabu
Kolegamu ini memiliki sebuah impian:
menjadi angin sepoi di tengah terik yang membakar jalan
Agar kita tetap melangkah tanpa kenal menyerah
dalam genggaman Tuhan, hingga sangkakala bersuara indah
Kita dua raga dalam satu jiwa
satu langkah menyusuri jalan yang mulia.
Satu napas dalam dua pribadi yang membatu
kita adalah kolega untuk sepanjang waktu
Biarlah bulan, bintang, dan matahari di angkasa
menjadi saksi abadi bagi jejak langkah kita
Jayapura, 4 September 2026
Oleh Pastor Yance Dou
Persembahan untuk para kolegaku di ladang Tuhan!
Yance Dou lahir 5 September 1980 di Kampung Pudu, Distrik Tigi Barat, Kabupaten Deiyai, Papua Tengah. Nama lengkapnya, Pastor Pastor Yanuarius Puduwiyai Apkulol Dou, Pr. Akrab disapa Romo Yance Dou atau Pastor Yanuarius Dou.
Romo Yance Dou menempuh studi S1 di Sekolah Tinggi Filsafat dan Teologi (STFT) Fajar Timur, Abepura Jayapura, Papua tahun 2001-2005. Ia kemudian melanjutkan kuliah hingga lulus S2 di STFT Fajar Timur tahun 2007-2009.
Romo Yance Dou ditahbiskan menjadi imam pada 13 Februari 2011 di Paroki Gembala Baik Abepura, Jayapura. Ia meraih gelar Lich Theol Spirit di Fakultat Theologi Moral dan Spiritual Universitas Navarra Pamplona, Spanyol, Juni 2015-Juni 2017.
Romo Yance Dou pernah menjabat Pastor Paroki Santo Petrus Oklip, Dekanat Pegunungan Bintang, Keuskupan Jayapura tahun 2010-2013. Kemudian, socius di Formasio Tahun Orientasi Rohani (TOR) Regio Papua tahun 2013-2014.
Lalu studi formasi spiritual di Jawa tahun 2014-2015 dan Direktur Spiritual TOR Regio Papua tahun 2017-2025. Sejak 2025 hingga saat ini menjabat Pimpinan Umum Dewan Eksekutif Pastoral Keuskupan Jayapura.










