JAYAPURA, ODIYAIWUU.com — Sebanyak 80 siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 75 Jayapura, Sabtu (25/4) mengikuti kegiatan outbound di Komplek Markas Komando Daerah Militer (Kodam) XVII/Cenderawasih, Papua.
Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh semangat dan ceria. Kegiatan itu juga menjadi bagian tak terpisahkan dari upaya membentuk karakter generasi muda Papua yang disiplin, berani, dan berjiwa nasionalis.
Program yang berlangsung selama dua hari tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Kodam Cenderawasih dan Dinas Sosial Provinsi Papua. Melalui pendekatan pembelajaran di luar kelas, para siswa diajak mengasah kemampuan mental, fisik, serta membangun rasa percaya diri.
Kepala Jasmani Kodam (Kajasdam) Cenderawasih Kolonel Inf Edi Purwoko menjelaskan, kegiatan outbound dirancang tidak sekadar sebagai sarana rekreasi, tetapi juga sebagai media pembentukan karakter.
“Melalui outbound ini siswa dilatih keberanian menghadapi tantangan, sekaligus diberikan pembekalan wawasan kebangsaan serta pemahaman tentang bahaya narkoba dan obat-obatan terlarang,” ujar Edi Purwoko di Jayapura, Papua, Sabtu (25/4).
Berbagai tantangan menarik disiapkan dalam kegiatan outbound. Mulai dari permainan tim, simulasi rintangan, hingga sesi ice breaking yang bertujuan membangun kekompakan. Para siswa terlihat antusias saat harus bekerja sama, saling mendukung, dan mengambil keputusan dalam situasi tertentu.
Selain meningkatkan keberanian, kegiatan ini juga memberikan manfaat nyata bagi pengembangan diri siswa. Di antaranya, membangun kerja sama tim, melatih kepemimpinan serta meningkatkan kemampuan memecahkan masalah. Suasana yang santai namun penuh makna membuat para peserta lebih terbuka dan mudah berinteraksi satu sama lain.
Di balik setiap tantangan yang dihadapi, tersimpan pesan penting tentang pentingnya kebersamaan, tanggung jawab, dan semangat pantang menyerah. Kegiatan ini juga menjadi ruang bagi para siswa untuk belajar mengenal potensi diri sekaligus mempererat hubungan dengan teman sebaya.
Melalui program seperti ini, diharapkan generasi muda Papua tidak hanya tumbuh cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki mental yang kuat, karakter yang baik serta semangat kebangsaan yang tinggi sebagai bekal menghadapi masa depan. (*)










