Mahasiswa Universitas Teuku Umar Asal Papua Yulianus Petege Raih Award di Ajang Fotografi Dunia

Yulianus Petege, mahasiswa asal tanah Papua pada Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Teuku Umar Aceh, Nanggroeh Aceh Darussalam. Yulianus meraih penghargaan Aceh Global Youth Photography Award 2026 yang diselenggarakan secara kolaboratif antara Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Aceh dengan TC. Uşak Üniversitesi, Türkiye. Foto: Istimewa

BANDA ACEH, ODIYAIWUU.com — Yulianus Petege, mahasiswa Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Teuku Umar (UTU) Aceh, Nanggroeh Aceh Darussalam membukukan prestasi membanggakan dalam ajang kompetisi fotografi dunia.

Yulianus berhasil meraih penghargaan Aceh Global Youth Photography Award 2026. Kompetisi internasional itu diselenggarakan secara kolaboratif antara Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Aceh dengan TC. Uşak Üniversitesi, Türkiye.

Pengumuman hasil pemenang penghargaan tersebut dirilis melalui akun Instagram, @dispora_aceh dan dikutip di Jakarta, Senin (1/6). Dalam kompetisi tersebut, Yulianus mengikutsertakan karya fotografinya berjudul Harmony in Stillness.

Foto tersebut membawa pesan mendalam tentang hubungan antara manusia dan lingkungannya. Melalui karya ini, Yulianus berupaya menangkap keagungan dari sebuah jeda sejenak, di mana manusia dan alam menyatu dalam perayaan yang hening atas kedamaian serta kesederhanaan.

Pencapaian yang diraih Yulianus menjadi kebanggaan tersendiri karena ia tak pernah membayangkan karyanya mampu bersaing dengan karya para peserta lainnya dari berbagai negara di belahan dunia lain.

“Saya merasa sangat bahagia dan bangga bisa membawa nama Universitas Teuku Umar Aceh ke panggung kompetisi internasional,” ujar Yulianus di Banda Aceh, Nanggroe Aceh Darussalam, Senin (1/6).

Menurut Yulianus, penghargaan ini menjadi bukti bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berkarya dan bersaing dengan fotografer berbakat dari berbagai negara lain.

Kompetisi yang mengusung tema Capture Creativity, Build Global Connections (Peugah Kreativitas, Peugoet Jejaring Donya), diikuti oleh 217 peserta dari berbagai negara.

Termasuk Indonesia, Türkiye, Taiwan, India, Uzbekistan, dan Bangladesh. Karya-karya yang masuk dalam meja juri pun sangat beragam. Mulai dari isu budaya, kemanusiaan, lingkungan, inovasi pemuda hingga tema terbuka.

Kompetisi bertaraf global ini merupakan hasil kolaborasi yang diinisiasi oleh Teuku Fatir Fath, seorang mahasiswa asal Aceh yang saat ini sedang menempuh pendidikan di TC. Uşak Üniversitesi, Türkiye.

Prestasi yang diraih Yulianus ini mendapat apresiasi tinggi dari Rektor Universitas Teuku Umar Aceh Prof Dr Ishak Hasan, M.Si. Prof Isak menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya secara langsung atas pencapaian salah satu mahasiswa terbaiknya tersebut.

“Pihak universitas sangat mengapresiasi pencapaian Yulianus Petege di ajang internasional ini. Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa UTU memiliki daya saing yang tinggi dan mampu berbicara banyak di level global,” ujar Ishak mengutip Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) Universitas Teuku Umar Aceh, Tanah Rencong.

“Kami berharap capaian ini dapat menjadi pemantik motivasi bagi mahasiswa-mahasiswa lain untuk terus menggali potensi diri mereka, baik di bidang akademik maupun non-akademik,” kata Prof Ishak lebih lanjut.

Yulianus adalah mahasiswa asal Papua yang melanjutkan kuliah di Universitas Teuku Umar Aceh, provinsi bertajuk Serambi Mekkah sejak 2024. Ia menempuh pendidikan melalui Program Beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Di kampus, Yulianus dikenal sebagai mahasiswa yang memiliki rekam jejak akademik cukup cemerlang. Selain fokus pada studi Teknik Sipil, minat dan bakat besarnya di bidang fotografi membawa Yulianus bergabung ke dalam tim Humas Muda Universitas Teuku Umar Aceh yang aktif mendokumentasikan berbagai kegiatan civitas akademika di kampus tersebut. (*)