Prajurit TNI di Tapal Batas RI-PNG Yonif Tuah Sakti Tanamkan Semangat Belajar Anak-anak Papua

Prajurit TNI Satgas Pamtas Republik Indonesia-Papua Nugini Batalyon Infanteri (Yonif) 136/Tuah Sakti (TS) saat melaksanakan kegiatan tenaga pendidik di SD Inpres Pagaleme, Distrik Pagaleme, Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah, Sabtu (18/4) Foto: istimewa.

MULIA, ODIYAIWUU.com — Kehadiran prajurit TNI Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) negara Republik Indonesia-Papua Nugini Batalyon Infanteri (Yonif) 136/Tuah Sakti (TS) di wilayah penugasan membawa dampak positif bagi Masyarakat, khususnya anak-anak calon generasi muda di bangku.

Kali ini, Satgas Pamtas Republik Indonesia-Papua Nugini Yonif Tuah Sakti menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan. Para prajurit TNI melaksanakan kegiatan tenaga pendidik (gadik) di SD Inpres Pagaleme, Distrik Pagaleme, Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah, Sabtu (18/4).

Sertu Egy yang memimpin para personel Satgas hadir sebagai “guru dadakan” yang tidak hanya memberikan materi pelajaran, tetapi juga menghadirkan suasana belajar yang penuh keceriaan dan semangat. Anak-anak tampak antusias mengikuti setiap kegiatan, dengan wajah ceria dan penuh rasa ingin tahu.

Ruang kelas yang sederhana berubah menjadi lebih hidup. Canda dan tawa mengiringi proses belajar mengajar, menciptakan suasana hangat antara prajurit dan siswa.

“Dengan pendekatan humanis, kami, para prajurit membimbing anak-anak secara sabar, sekaligus memberikan motivasi agar mereka terus bersemangat dalam menuntut ilmu,” ujar Komandan Satgas Yonif Tuah Sakti Letkol Inf Yudi Satria Prabowo, SH, MIP di Mulia, kota Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, Sabtu (18/4).

Selain materi pelajaran, kata Prabowo, para prajurit juga menanamkan nilai-nilai disiplin, semangat kebangsaan serta pentingnya memiliki cita-cita. Kehadiran para prajurit menjadi inspirasi tersendiri bagi anak-anak di wilayah tersebut.

“Kegiatan gadik merupakan bagian dari komitmen TNI dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di daerah penugasan. Kami ingin kehadiran Satgas tidak hanya dirasakan dalam aspek keamanan,” katanya.

Namun, kehadiran Satgas Yonif Tuah Sakti juga memberikan manfaat nyata di bidang pendidikan. Ia berharap anak-anak di wilayah itu semakin percaya diri dan termotivasi untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa peran TNI di tengah masyarakat tidak terbatas pada menjaga stabilitas wilayah, tetapi juga turut berkontribusi dalam mencerdaskan generasi penerus bangsa.

“Dengan penuh dedikasi, Satgas Yonif Tuah Sakti terus menghadirkan harapan di tengah keterbatasan, membangun masa depan Papua melalui sentuhan kepedulian dan Pendidikan,” kata Prabowo. (*)