Suara Hati Papua
Aku adalah mimpi yang mengepul di dada manusia, harapan yang membakar belenggu bangsa, dan darah yang menetes di ujung sejarah. Semua bertaruh, hanya demi memilikiku.
Namun, mengapakah engkau terus memburuku padahal aku telah lama bernapas dalam dadamu?
Tahukah engkau hakekat dari racik jiwaku?
Bukan sekadar lepas dari rantai musuh yang mengikat aku adalah sejatinya dirimu yang tak boleh padam.
Aku bukan milik siapa-siapa, tak perlu kau klaim, tak perlu kau persengketakan, sebab aku adalah benih asali yang ditanam Sang Ilahi.
Aku tidak butuh pekik slogan atau hiasan bibir semata. Aku bukan bola yang bebas kau tendang ke sana kemari; bukan barang fana untuk kau perebutkan; bukan pula mata uang yang bisa kau perhitungkan.
Aku hanya butuh satu: kau cintai, kau hargai, dan kau sadari
Bila engkau sungguh mencintaiku; cintailah jiwamu, lalu cintailah sesamamu
Sebab aku yang berdenyut di dalam nadimu adalah aku yang sama yang berdenyut di dada mereka
Aku tahu batas, maka paham wilayah;
aku mengerti hak dan menjaga martabat, menyakiti jiwa lain berarti melukai dirimu sendiri; karena kita terikat dalam satu napas Pencipta yang abadi.
Maka pulangkan aku ke tempat terbaikku:
bukan di atas panggung kata-kata;
melainkan di dalam hidup yang saling memanusiakan; Sebab aku adalah merdeka dan merdeka adalah engkau yang sejati.
Port Numbai, Rabu, 3 September 2026 Karya
Yance Dou
Yance Dou lahir 5 September 1980 di Kampung Pudu, Distrik Tigi Barat, Kabupaten Deiyai, Papua Tengah. Nama lengkapnya, Pastor Pastor Yanuarius Puduwiyai Apkulol Dou, Pr. Akrab disapa Romo Yance Dou atau Pastor Yanuarius Dou.
Romo Yance Dou menempuh studi S1 di Sekolah Tinggi Filsafat dan Teologi (STFT) Fajar Timur, Abepura Jayapura, Papua tahun 2001-2005. Ia kemudian melanjutkan kuliah hingga lulus S2 di STFT Fajar Timur tahun 2007-2009.
Romo Yance Dou ditahbiskan menjadi imam pada 13 Februari 2011 di Paroki Gembala Baik Abepura, Jayapura. Ia meraih gelar Lich Theol Spirit di Fakultat Theologi Moral dan Spiritual Universitas Navarra Pamplona, Spanyol, Juni 2015-Juni 2017.
Romo Yance Dou pernah menjabat Pastor Paroki Santo Petrus Oklip, Dekanat Pegunungan Bintang, Keuskupan Jayapura tahun 2010-2013. Kemudian, socius di Formasio Tahun Orientasi Rohani (TOR) Regio Papua tahun 2013-2014.
Lalu studi formasi spiritual di Jawa tahun 2014-2015 dan Direktur Spiritual TOR Regio Papua tahun 2017-2025. Sejak 2025 hingga saat ini menjabat Pimpinan Umum Dewan Eksekutif Pastoral Keuskupan Jayapura.










