JAYAPURA, ODIYAIWUU.com — Wakil Menteri Pariwisata Republik Indonesia Ni Luh Puspa meminta promosi Festival Danau Sentani (FDS) 3-5 September 2026 di Papua digencarkan hingga ke Bali. Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan.
“Saat ini sudah ada penerbangan dari Bali ke Papua sehingga titik penghubung tersebut harus di manfaatkan oleh Pemerintah di Papua,” ujar Wakil Menteri Ni Luh Puspa usai membuka Festival Danau Sentani ke-12 Tahun 2026 mengutip papua.antaranews.com di Kabupaten Jayapura, Papua, Kamis (3/9).
Menurut Ni Luh, dengan demikian Bali dapat dimanfaatkan sebagai salah satu titik perjalanan wisatawan menuju Papua. “Saya senang sudah dapat kabar bahwa selain dari Jakarta, dari Makassar, sekarang sudah ada penerbangan juga dari Bali yang langsung,” katanya.
Ni Luh menjelaskan, keberadaan penerbangan dari Bali menjadi peluang bagi Papua untuk menarik wisatawan mancanegara yang sebelumnya menjadikan Bali sebagai tujuan wisata.
“Karena itu saya meminta promosi pariwisata Papua, termasuk Festival Danau Sentani, dapat lebih digencarkan di Bali. Sehingga wisatawan yang tadinya datang ke Bali punya pilihan lain selain ke Labuan Bajo dan Raja Ampat, mereka bisa memilih untuk datang ke Papua,” ujar Ni Luh lagi.
Ni Luh menambahkan, pemerintah pusat bersama pemerintah daerah perlu menentukan keunggulan pariwisata Papua yang akan ditonjolkan dalam kegiatan promosi.
“Saya berharap keberadaan jalur penerbangan melalui Bali dan Jakarta dapat menambah jumlah kunjungan wisatawan ke Papua. Mudah-mudahan dengan adanya titik penghubung Bali, Jakarta, ini betul-betul bisa menambah jumlah kunjungan wisatawan ke wilayah Papua,” ujarnya.
Ni Luh menjelaskan, Festival Danau Sentani merupakan salah satu dari 125 Karisma Event Nusantara (KEN) yang masuk dalam agenda pariwisata nasional.
“Sehingga setiap event yang masuk dalam KEN telah melalui proses kurasi oleh tim independen dengan sejumlah indikator yang harus dipenuhi, termasuk keterlibatan UMKM dan pelaku seni budaya lokal,”katanya lagi. (*)










