WAMENA, ODIYAIWUU.com — Ketua Analisis Papua Strategis (APS) Provinsi Papua Pegunungan Sonni Lokobal, SIP, M.Si, Jumat (24/4) melayangkan surat terbuka kepada Gubernur Dr John Tabo, SE, MBA beserta para bupati di wilayah Papua Pegunungan.
Dalam surat tersebut, Sonni Lokobal menyampaikan pandangan dan perhatiannya terkait dinamika ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) yang berpotensi memengaruhi stabilitas distribusi kebutuhan pokok di Papua Pegunungan.
“Dalam konteks daerah kita yang memiliki keterbatasan akses transportasi darat dan sangat bergantung pada jalur udara, kondisi tersebut tentu memerlukan perhatian bersama agar tidak berdampak lebih luas terhadap kehidupan masyarakat,” ujar Sonni di Wamena, Papua Pegunungan, Jumat (24/4).
Berikut isi lengkap surat Sonni Lokobal.
Surat Terbuka
Kepada Yth
Gubernur Papua Pegunungan Para Bupati se-Papua Pegunungan
di Tempat
Salam hormat,
Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa melimpahkan kesehatan, kebijaksanaan, dan kekuatan kepada Bapak/Ibu sekalian dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat Papua Pegunungan.
Penguatan kangkah antisipatif terhadap ketersediaan BBM dan ketahanan pangan daerah
Dengan penuh rasa hormat.
Melalui surat terbuka ini, kami ingin menyampaikan pandangan dan perhatian terkait dinamika ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) yang berpotensi memengaruhi stabilitas distribusi kebutuhan pokok di Papua Pegunungan.
Kami memahami bahwa situasi global saat ini turut memberikan tekanan terhadap rantai pasok energi. Dalam konteks daerah kita yang memiliki keterbatasan akses transportasi darat dan sangat bergantung pada jalur udara, kondisi tersebut tentu memerlukan perhatian bersama agar tidak berdampak lebih luas terhadap kehidupan masyarakat.
Sejalan dengan hal tersebut, kami memandang bahwa langkah-langkah antisipatif yang terencana, terukur, dan kolaboratif akan sangat membantu dalam menjaga stabilitas daerah, khususnya terkait harga bahan makanan (bama), ketersediaan stok pangan, serta kelancaran aktivitas pelayanan publik.
Sebagai bentuk dukungan konstruktif, kami menyampaikan beberapa saran untuk dipertimbangkan:
- Penguatan komunikasi dan ruang partisipasi publik membuka ruang dialog yang inklusif antara pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan guna menyerap aspirasi serta memperkuat kepercayaan publik.
- Evaluasi dan optimalisasi program strategis daerah meninjau kembali program prioritas yang berkaitan dengan distribusi energi dan ketahanan pangan agar semakin adaptif terhadap perkembangan situasi.
- Penyesuaian kebijakan fiskal daerah secara proporsional menjaga keseimbangan antara kebutuhan masyarakat dan kemampuan keuangan daerah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten.
- Penguatan pengawasan distribusi dan harga bahan pokok mendorong stabilitas harga melalui pengawasan yang berkelanjutan dan koordinasi lintas sektor.
- Pengembangan alternatif berbasis potensi lokal mengoptimalkan sumber daya lokal, khususnya dalam penguatan ketahanan pangan, sebagai langkah strategis jangka menengah dan panjang.
Kami meyakini bahwa dengan kepemimpinan yang bijaksana, sinergi yang kuat, serta keterbukaan dalam menerima masukan, Pemerintah Papua Pegunungan akan mampu menjaga stabilitas daerah serta melindungi kepentingan masyarakat secara berkelanjutan.
Demikian surat ini kami sampaikan dengan penuh rasa hormat sebagai bagian dari semangat kolaborasi dan kepedulian bersama.
Atas perhatian Bapak/Ibu, kami ucapkan terima kasih.
Wamena, 24 April 2026
Hormat kami
Sonni Lokobal, SIP, M.Si
Ketua Analisis Papua Strategis (APS) Provinsi Papua Pegunungan










