DAERAH  

Pemerintah Kabupaten Dogiyai Luncurkan Manajemen Talenta, E-Kinerja, dan Sistem Dokumen Digital

(*)Bupati Dogiyai Yudas Tebai, S.Pd, M.Si dan Kepala Kantor Regional IX BKN Jayapura Nur Hasan, S.Sos, M.Adm.SDA bersama peserta sosialisasi dan pendampingan di Nabire, kota Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Sabtu (30/7). Foto: Istimewa

NABIRE, ODIYAIWUU.com — Pemerintah Kabupaten (Pemda) Dogiyai, Sabtu (30/7) melakukan kegiatan sosialisasi dan pendampingan terintegrasi terkait manajemen talenta, penerapan e-kinerja, penanganan disparitas data kepegawaian, dan layanan document management system (DMS) di Nabire, kota Kabupaten Nabire, Papua Tengah.

Bupati Kabupaten Dogiyai Yudas Tebai, S.Pd, M.Si; Kepala Kantor Regional IX Badan Kepegawaian Negara (BKN) Jayapura Nur Hasan, S.Sos, M.Adm.SDA beserta jajaran; Kepala Pelaksana Tugas Kepala BKPSDM Dogiyai Yohan Kegakoto, S.Sos, MAP beserta jajaran, dan para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) serta peserta sosialisasi dan pendampingan.

Kegiatan ini menandai dimulainya era baru birokrasi di Dogiyai yang berbasis data, transparansi, dan meritokrasi sekaligus salah satu langkah strategis dalam modernisasi tata kelola pemerintahan di kabupaten tersebut untuk menciptakan ASN profesional.

Menurut Bupati Tebai mengatakan, transformasi digital dan manajemen sumber daya manusia (SDM) adalah kunci untuk menjawab tantangan pelayanan publik di masa depan.

“Sumber daya manusia adalah kunci utama keberhasilan pembangunan. Tidak peduli seberapa besar anggaran kita, jika tidak dikelola oleh orang-orang yang tepat, di tempat yang tepat, maka hasilnya tidak akan optimal,” ujar Bupati Tebai melalui keterangan tertulis dari Mowanemani, kota Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah, Selasa (4/8).

Bupati Tebai secara eksplisit menyatakan perang terhadap praktik nepotisme atau penempatan jabatan berdasarkan kedekatan personal. Selama ini, katanya, kerap mendengar istilah ‘orang dekat’ atau ‘orang titipan’.

“Mulai hari ini kita ubah. Di Dogiyai, kita pakai system yang kompeten, yang Berkinerja, yang siap mengabdi. Itulah yang akan kita dorong,” kata Bupati Tebai, mantan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Dogiyai.

Kegiatan sosialisasi mencakup empat komponen utama yang saling berkaitan. Pertama, terkait manajemen talenta. Tujuannya, memetakan potensi ASN untuk menempatkan individu sesuai kompetensi dan kinerjanya, bukan berdasarkan subjektivitas.

Kedua, terkait e-kinerja, yakni penerapan sistem penilaian kinerja berbasis elektronik yang objektif, transparan, dan terukur, sehingga setiap kontribusi ASN dapat dinilai secara adil.

Ketiga, terkait penanganan disparitas data kepegawaian. Tujuannya untuk membersihkan dan menyinkronkan data kepegawaian untuk memastikan akurasi informasi, menghindari duplikasi, dan menjamin hak-hak pegawai terpenuhi.

Keempat, terkait layanan document management system. Komponen ini terkait digitalisasi arsip dan dokumen pemerintah untuk efisiensi administrasi, kemudahan akses data, dan transparansi pengelolaan dokumen negara.

Bupati Tebai menjelaskan, ada tiga tujuan utama dari implementasi sistem ini. Pertama, pemetaan talenta dengan tujuan mengidentifikasi siapa ASN yang berpotensi menjadi pemimpin masa depan, siapa ahli teknis, dan siapa yang perlu peningkatan kompetensi.

Kedua, perencanaan karir jelas. Artinya, memberikan kepastian jalur karir bagi ASN agar tidak terjadi stagnasi, sehingga motivasi kerja meningkat.

Kedua, pelayanan prima yakni dengan menempatkan orang yang tepat (the right man on the right place), pelayanan kepada masyarakat Dogiyai akan menjadi lebih cepat, tepat, dan berkualitas.

Bupati meminta sekretaris daerah, Kepala BKPSDM, dan seluruh pimpinan OPD untuk serius menjalankan sistem ini tanpa pengecualian.

“Jangan ada lagi penempatan berdasarkan suka atau tidak suka. Mari kita bangun birokrasi Dogiyai yang profesional, meritokrasi, dan bersih,” ujar Tebai.

Kepada para peserta, ia juga menitip pesan untuk memanfaatkan kegiatan sosialisasi guna mengenali potensi diri dan meningkatkan kinerja. Hal tersebut penting mengingat masa depan Dogiyai ada di tangan peserta.

“Saya berharap setelah sosialisasi ini, Dogiyai memiliki bank data talenta yang valid untuk mengisi jabatan strategis di masa depan.” Kata Bupati Tebai lebih lanjut.

Acara diakhiri dengan pernyataan resmi pembukaan sosialisasi disertai doa syukur. Dengan semangat Dogiyai Cerdas, Kuat, dan Maju menuju Dogiyai Dou Enaa Pemda Dogiyai berkomitmen penuh mewujudkan aparatur yang kompeten dan pelayanan publik yang prima.