DAERAH  

Kepala Staf Kepresidenan Buka Seminar Nasional Kongres VII Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia

Agenda dan para pembicara Seminar Nasional Kongres VII Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (PIKI) di Lumire Hotel and Convention Center, Jakarta, Kamis (30/4). Foto: Istimewa

JAKARTA, ODIYAIWUU.com — Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal TNI (Purn) Prof Dr Dudung Abdurachman, SE, MM, MH didampingi, Kamis (30/4) membuka secara resmi kegiatan Seminar Nasional Kongres VII Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (PIKI) di Lumire Hotel and Convention Center, Jakarta.

Prosesi pembukaan ditandai pemukulan gong bersama oleh Dudung dan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat DPP PIKI Dr Badikenita Putri Sitepu, SE, SH, M.Si; dan Ketua Panitia Kongres Benyamin Patondok SE, MM.

Selain itu, Ketua Dewan Pakar Dr Ir Pos Hutabarat, MA; Ketua Dewan Penasihat Baktinendra Prawiro, M.Sc, MH; Ketua Umum Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) Pendeta Jacklevyn Frits Manuputty; dan Dirjen Bimas Kristen Kementrian Agama Dr Jeane Marie Tulung, S.Th, M.Pd.

Kegiatan yang diawali dengan Ibadah Pembukaan dipimpin Kepala Departemen Penerjemahan dan Konsultan Ahli Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) Pendeta Anwar Tjen, Ph.D. Kongres menghadirkan pula sejumlah pembicara dari berbagai latar belakang yang akan memaparkan materinya dalam tiga sesi.

Sesi pertama, Ketahanan Energi. Sesi pertama membahas topik Kebijakan Ketahanan Energi Nasional dan Percepatan Transisi Energi dengan narasumber Deputi Koordinasi Perniagaan dan Ekonomi Digital Deputi Koordinasi Perniagaan dan Ekonomi Digital Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Dr Ir Ali Murtopo Simbolon, ST, S.Si, MM, MT, IPU.

Kemudian, Program Rumah Rakyat menghadirkan pembicara Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia Maruarar Sirait. Kemudian, topik Program Pengembangan dan Pemanfaatan Energi dan Investasi Energi Terbarukan dengan pembicara Dewan Energi Nasional RI Prof Dr Ir Johni Jonatan Numberi, M.Eng, IPM, ASEAN Eng.

Selain itu, membahas topik Keadilan Energi Melalui Program Penyediaan Listrik Perdesaan dengan pembicara Executive Vice President Pengembangan Listrik Desa PT PLN Lambas Richard Pasaribu. Diskusi sesi pertama dipandu moderator Advisor Independen Bidang Migas dan Energi DPP PIKI Dr Sampe Purba, SE, Ak, SH, M.Sc.

Sesi kedua, Kedaulatan Pangan. Sesi kedua ini membahas topik Kebijakan Pangan Pemerintah yang Berfokus pada Kedaulatan Pangan Indonesia dengan pembicara Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian Dr Ir Suwandi, M.Sc.

Kemudian, topik Optimalisasi Integrasi Lahan Sebagai Jaminan Ketersediaan Sumber Pangan Nasional dengan pemateri Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia Eddy Martono.

Diskusi dipandu moderator Wakil Ketua Umum DPP PIKI sekaligus Country Director Tony Blair Institute for Global Change Abetnego PP Tarigan, SE, M.Si.

Sesi ketiga, Sumber Daya Manusia Unggul. Sesi ini akan menyajikan topik Peran Perguruan Tinggi Kristen Menuju Indonesia Emas 2045 dengan pembicara Rektor Universitas Kristen Indonesia Prof Angel Damayanti, SIP, M.Si, M.Sc, Ph.D.

Kemudian, topik Transformasi Digital dalam Dunia Pendidikan dengan pembicara Direktur Eksekutif untuk Sekolah Dian Harapan dan Hope Intercultural School Deny Kiswanto Sinaga, M.Ed. Diskusi dipandu Ketua DPD PIKI Banten dan peneliti independen Dr Jupiter S Pane.

Menurut Ketua DPD PIKI Provinsi Papua Johni Jonatan Numberi, dalam perjalanan kepemimpinan DPD dan DPP PIKI, kehadiran para pimpinan dan pengurus PIKI Papua pada Kongres PIKI VII merupakan wujud komitmen iman dan pelayanan.

“Ketua, sekretaris serta para ketua mandat dari delapan kabupaten dan satu kota hadir lengkap meski dengan keterbatasan dan tingginya biaya perjalanan,” ujar Numberi melalui cuitannya di grup WhatsApp The Spirit of Papua (SoP), Kamis (30/4).

Numberi mengatakan, ia Bersama para pengurus datang di Jakarta mengikuti Seminar Nasionak Kongres VII DPP PIKI sebagai saudara dalam satu tubuh Kristus —torang samua basodara— tanpa sekat perbedaan.

“Dari Sumatera hingga Papua, kita dipersatukan dalam semangat PIKI. Perbedaan justru menguatkan kita karena kita adalah satu adanya,” ujar Numberi,” kata Numberi lebih lanjut.

Numberi juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua baik Gubernur, Wakil Gubernur, dan Sekda selaku Dewan Pembina DPD PIKI atas dukungan sejak Rakerda hingga Kongres ke VII di Jakarta.

“Kiranya Tuhan menolong, menyertai, dan memberkati setiap tugas dan pelayanan kita. Ad Caritas et Veritas. Amin,” kata Numberi, Guru Besar Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih (Uncen), Jayapura, Papua. (*)