KUMURKEK, ODIYAIWUU.com — Dua anggota Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL), Minggu (22/3) sekitar pukul 07.00 WIT gugur saat terjadi kontak tembak yang dilaporkan terjadi di Kampung Sory, Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Provinsi Papua Barat Daya.
Gubernur Provinsi Papua Barat Daya Elisa Kambu, S.Sos membenarkan dua putra terbaik bangsa yang saat ini bertugas sebagai anggota Satgas di Maybrat, gugur. Gubernur Kambu menyampaikan hal itu saat mendatangi Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Dr R Oetojo Sorong, kota Provinsi Papua Barat, Minggu (22/3).
“Kita semua turut berbelasungkawa, ya, atas gugurnya dua putra terbaik bangsa dari satuan TNI Angkatan Laut yang kebetulan saat ini sebagai Satgas di Maybrat,” ujar Gubernur Kambu kepada awak media di RSAL Dr R Oetojo Sorong, Minggu (22/3). Korban dievakuasi ke rumah sakit itu dari Kumurkek, kota Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya.
Gubernur Kambu menambahkan, ia didampingi Bupati Maybrat Karel Murafer datang ke RSAL sebagai bentuk perhatian Pemprov Papua Barat Daya dan Pemkab Maybrat kepada keluarga korban.
“Kehadiran saya dengan Pak Bupati ini bentuk dari rasa kepedulian dari Pemerintah Provinsi Papua Barat dan Kabupaten Maybrat untuk hadir memberikan doa dukungan kepada keluarga, kedua almarhum,” kata Kambu lebih lanjut.
Kepala Penerangan Komando Daerah Militer (Kodam) XVIII/Kasuari Letkol Inf J Daniel P Manalu membenarkan adanya kontak tembak. Namun, Manalu belum memberikan konfirmasi lebih jauh.
“Kita ada dengar laporan kontak tembak, namun kita tidak bisa memberikan keterangan lebih lanjut,” ujar Manalu kepada wartawan di Sorong, Papua Barat Daya, Minggu (22/3).
Kontak tembak itu dilaporkan terjadi di Kampung Sory, Aifat Selatan, Maybrat, Minggu (22/3) sekitar pukul 07.00 WIT. Meski demikian, Manalu belum merinci kronologinya. “Kami belum bisa konfirmasi mengenai kejadian tersebut ke Yonmar 9 dan Korps Habema,” kata Manalu. (*)










