Bupati Willem Wandik Sebut Kehadiran Kadin Tolikara Harus Jadi Jembatan Para Pelaku Usaha

Bupati Tolikara Willem Wandik, S.Sos saat mengenakan tanda peserta usai membuka secara resmi Musyawarah Kabupaten (Muskab) I Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Tolikara di Aula Gereja Injili di Indonesia (GIDI) Karubaga, Provinsi Papua Pegunungan, Selasa (21/7). Foto: Istimewa

KARUBAGA, ODIYAIWUU.com — Bupati Tolikara Willem Wandik, S.Sos, Selasa (21/7) membuka secara resmi Musyawarah Kabupaten (Muskab) I Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Tolikara di Aula Gereja Injili di Indonesia (GIDI) Karubaga, Provinsi Papua Pegunungan.

Acara pembukaan ditandai dengan pemukulan tifa sebagai simbol dimulainya Muskab serta penyematan tanda peserta kepada perwakilan peserta. Musda bertema Mendorong Investasi, Mendorong UMKM dan Membangun Ekonomi Tolikara yang Maju, Mandiri dan Berdaya Saing.

“Kehadiran Kadin Kabupaten Tolikara harus menjadi wadah yang mampu membina, memfasilitasi, dan menjembatani kepentingan para pelaku usaha, khususnya usaha mikro, kecil, dan menengah,” ujar Bupati Willem Wandik dalam sambutannya disambut aplaus peserta.

Selain itu, kata Wandik, Kadin memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan investasi, peningkatan kualitas pelaku usaha serta penguatan produk-produk lokal agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

“Tolikara memiliki sumber daya alam dan potensi ekonomi yang sangat besar. Potensi ini harus dikelola secara baik melalui kolaborasi antara pemerintah, Kadin, dan dunia usaha sehingga mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan mempercepat pembangunan ekonomi daerah,” kata Wandik, tokoh muda nasional dari timur Indonesia.

Mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia ini juga berharap agar kepengurusan baru Kadin mampu membangun organisasi secara profesional, memperluas jaringan (networking) investasi serta memberikan pendampingan kepada para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) agar semakin berkembang dan memiliki daya saing (kompetitif).

Dalam Muskab I Kadin Kabupaten Tolikara, Efraim J Abu Bakar Wandik, ST yang maju sebagai calon semata wayang secara musyawarah mufakat ditetapkan sebagai Ketua Kadin Tolikara.

Usai ditetapkan sebagai ketua Efraim diharapkan menjadi awal yang baik bagi penguatan organisasi sebagai mitra strategis pemerintah dalam mengembangkan dunia usaha, memperkuat sektor UMKM, dan memperkenalkan berbagai produk unggulan Tolikara ke pasar regional maupun nasional.

Wakil Ketua I Kadin Provinsi Papua Pegunungan Bayam Keroman menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Muskab I Kadin Tolikara. Muskab tersebut merupakan tonggak penting sejarah mengingat untuk pertama kalinya Kadin Kabupaten Tolikara berhasil menyelenggarakan musyawarah sejak Tolikara lahir sebagai kabupaten di Papua.

Bayam mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tolikara di bawah kepemimpinan Bupati Willem Wandik dan Wakil Bupati Yotam Wonda, SH, M.Si telah memberikan dukungan nyata terhadap tumbuhnya organisasi dunia usaha sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah demi kesejahteraan masyarakat.

“Potensi ekonomi Tolikara sangat besar. Karena itu dibutuhkan Kadin yang kuat agar mampu menghubungkan kepentingan dunia usaha dengan pemerintah serta mendorong peningkatan investasi dan pemberdayaan UMKM,” ujar Bayam.

Bayam juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Bupati Wandik yang dinilai memberikan ruang kepada organisasi kepemudaan untuk ikut mengambil bagian dalam pembangunan daerah.

Dalam kesempatan itu, Bayam mengingatkan seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) yang menerima dukungan pemerintah agar mengelola dana hibah secara transparan, akuntabel, dan bertanggung jawab.

“Bupati Tolikara merupakan mantan aktivis organisasi kepemudaan yang memahami pentingnya peran organisasi dalam pembangunan. Karena itu, manfaatkan kepercayaan yang diberikan dengan bekerja secara jujur, profesional, dan penuh tanggung jawab demi kemajuan Tolikara,” kata Bayam.

Sementara itu Efraim Abu Bakar Wandik menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin Kadin Kabupaten Tolikara. Ia berkomitmen membangun organisasi yang inklusif, memperkuat kemitraan dengan pemerintah daerah, serta membuka ruang kolaborasi bagi para pelaku usaha dan UMKM.

“Kepengurusan Kadin Tolikara ke depan akan fokus pada peningkatan kapasitas pelaku usaha, promosi produk unggulan daerah, penciptaan iklim investasi yang sehat serta mendorong lahirnya wirausaha muda asli Tolikara yang mampu bersaing di tingkat nasional,” kata Abu Bakar Wandik.

Ketua Panitia Pengarah (Steering Committee/SC) Muskab I Kadin Tolikara Levis Bintang Kogoya, ST menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan Muskab.

“Kami juga berharap hasil musyawarah menjadi awal lahirnya kepengurusan Kadin Tolikara yang solid dan mampu menjawab tantangan pembangunan ekonomi daerah,” kata Bintang Kogoya.

Melalui Muskab perdana tersebut Kadin Kabupaten Tolikara diharapkan semakin berperan sebagai motor penggerak (prime mover) dunia usaha, memperkuat sektor UMKM, meningkatkan daya saing produk-produk lokal serta membangun sinergi yang erat dengan pemerintah dalam mewujudkan ekonomi Tolikara yang maju, mandiri, dan berdaya saing.

Kegiatan juga dirangkaikan dengan pameran produk unggulan UMKM hasil karya anak asli Tolikara seperti es krim buah merah, kopi lokal, noken serta berbagai produk kreatif lainnya.

Dalam kesempatan itu hadir juga perwakilan Kadin Provinsi Papua Pegunungan beserta jajaran pengurus, unsur Forkopimda, pimpinan organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP), TNI-Polri, pelaku usaha, wirausaha muda asli Tolikara, dan sejumlah tamu undangan. (*)