TIMIKA, ODIYAIWUU.com — Bupati Kabupaten Mimika Johannes Rettob, Kamis (13/8) membuka kegiatan Pameran Inovasi Daerah Mimika (Mimika Innovation Week) Tahun 2026 di Diana Mall, Timika, kota Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah.
Bupati John Rettob mengatakan, pameran Inovasi Daerah Mimika atau Mimika Innovation Week 2026 merupakan bagian kegiatan dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika Bupati John menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh peserta dan inovator yang sudah mengambil bagian dalam Mimika Innovation Week 2026. Ia juga menyampaikan selamat kepada para pemenang tiga besar dari semua kategori.
“Saya ingin agar ke depan inovasi menjadi budaya kerja Pemerintah Kabupaten Mimika. Kita tidak boleh terus bekerja dengan cara yang sama apabila kebutuhan masyarakat terus berubah,” ujar John Rettob di Timika, Papua Tengah, Kamis (13/8).
John menambahkan, setiap perangkat daerah, Puskesmas, sekolah, distrik, kelurahan, dan seluruh unit pelayanan harus berani mencari cara yang lebih cepat, lebih mudah, lebih efisien dan lebih baik dalam melayani masyarakat.
Sedangkan kepada para pemenang ia menitip pesan bahwa menjadi juara bukanlah akhir dari sebuah inovasi. Justru setelah mendapat penghargaan tanggung jawab menjadi lebih besar.
Selain itu, lanjut John, inovasi yang baik tidak boleh berhenti di panggung, tidak boleh berhenti pada sertifikat, piala atau dokumentasi kegiatan. Namun, inovasi harus digunakan, dikembangkan, dan manfaatnya harus dirasakan oleh masyarakat.
Bupati John juga mengingatkan, inovasi bukan sekadar membuat aplikasi, memberi nama baru pada program lama. Namun, inovasi harus berangkat dari masalah nyata dan menghasilkan solusi nyata. Kalau pelayanan masyarakat menjadi lebih mudah maka itu inovasi.
“Kalau waktu pelayanan menjadi lebih singkat, itu inovasi. Kalau masyarakat di kampung, pesisir, pegunungan dan wilayah terpencil semakin mudah mendapatkan pelayanan, itu inovasi yang kita butuhkan. Karena ukuran utama sebuah inovasi bukan pada seberapa menarik tampilannya, tetapi seberapa besar manfaat dan dampaknya bagi masyarakat,” ujar John.
John juga meminta kepada seluruh perangkat daerah agar melihat berbagai inovasi terbaik yang dipamerkan dalam Mimika Innovation Week 2026. Kalau ada inovasi yang terbukti berhasil, jangan ragu untuk belajar, mengadopsi dan mereplikasinya. Tidak semua harus dimulai dari nol.
“Inovasi yang berhasil di satu Puskesmas dapat diterapkan di Puskesmas lain. Inovasi yang berhasil di satu sekolah dapat dikembangkan di sekolah lainnya. Demikian juga inovasi pelayanan pada perangkat daerah dapat direplikasi jika memang relevan dan memberikan manfaat,” katanya.
John juga meminta Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Mimika agar Mimika Innovation Week tidak berhenti pada lomba dan pameran. BRIDA harus mengawal keberlanjutan inovasi dan melakukan pembinaan kepada inovator.
Selain itu, mendorong replikasi dan memfasilitasi perlindungan kekayaan intelektual apabila diperlukan serta mendorong inovasi terbaik Mimika untuk berkembang ke tingkat yang lebih luas. Pemkab Mimika, katanya, akan mendukung inovasi yang benar-benar memiliki manfaat bagi masyarakat dan dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Menurut John, Mimika Innovation Week dilaksanakan dalam semangat memperingati 81 tahun kemerdekaan Republik Indonesia. Kemerdekaan harus diisi dengan karya. Ia mengajak hadirin menerjemahkan semangat kemerdekaan menjadi semangat bekerja, semangat berkreasi, semangat berinovasi, dan semangat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Saya ingin Mimika Innovation Week menjadi ruang lahirnya solusi. bukan hanya mencari siapa yang menjadi juara, tetapi mencari gagasan terbaik yang dapat menjawab persoalan pembangunan Mimika,” ujar John.
Selain itu, kepada seluruh inovator ia mengajak agar terus berkarya dan jangan takut mencoba. Kepada seluruh pimpinan perangkat daerah, berikan ruang kepada aparatur untuk berkreasi dan melahirkan ide-ide baru. Kepada warga Mimika ia mengajak ambil bagian membangun Mimika dengan cara kerja yang semakin baik, semakin cepat dan semakin inovatif.
“Inovasi tidak boleh berhenti sebagai pemenang. inovasi harus hidup, berkembang, direplikasi dan manfaatnya harus dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Mimika. Akhirnya dengan memohon penyertaan Tuhan yang Maha Kuasa, pameran Inovasi Maerah Mimika, Mimika Innovation Week 2026 dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia secara resmi saya nyatakan dibuka. Inovasi melaju! Mimika maju! Dirgahayu ke-81 Republik Indonesia. Merdeka! Merdeka! Merdeka! Terima kasih. Tuhan memberkati kita semua,” katanya.
Pelaksana Tugas Kepala BRIDA Kabupaten Mimika Darius Sabon Rain, SE, M.Ec.Dev di hadapan Bupati John Rettob melaporkan secara singkat pelaksanaan Mimika Innovation Week 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut diselenggarakan sebagai upaya Pemkab Mimika untuk membangun budaya inovasi sekaligus memberikan ruang bagi perangkat daerah, Puskesmas, sekolah, instansi vertikal, BUMD, organisasi kemasyarakatan dan berbagai unit pelayanan publik untuk menampilkan gagasan serta inovasi terbaiknya.
“Mimika Innovation Week 2026 tidak kami rancang hanya sebagai sebuah perlombaan. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem inovasi daerah agar berbagai persoalan pembangunan dan pelayanan publik di Kabupaten Mimika dapat dijawab melalui cara-cara baru yang lebih efektif, efisien dan memberikan manfaat nyata kepada masyarakat,” ujar Darius.
Menurutnya, pelaksanaan Mimika Innovation Week telah melalui beberapa tahapan. Dimulai dari peluncuran (launching) pembukaan, penjaringan dan pendaftaran inovasi, seleksi administrasi, penilaian substansi dan tingkat kematangan inovasi, hingga tahapan presentasi di hadapan dewan juri.
Dari proses tersebut, katanya, terpilih para finalis dan Top 3 inovasi terbaik pada masing-masing kategori, yang pada hari ini diberikan ruang untuk memperkenalkan inovasinya secara lebih luas kepada pemerintah dan masyarakat. Pada pameran tersebut, ditampilkan 15 inovasi finalis terbaik dari berbagai kategori.
“Melalui pameran ini, masyarakat tidak hanya melihat nama dan profil inovasi, tetapi dapat mengenal lebih dekat masalah yang ingin diselesaikan, cara kerja inovasi, manfaat yang telah dihasilkan, serta peluang pengembangannya ke depan,” ujar Darius lebih lanjut.
Darius juga mengatakan, tujuan utama pameran tersebut sederhana tetapi penting. Darius ingin memastikan bahwa inovasi tidak berhenti setelah perlombaan selesai. Inovasi tidak berhenti pada piala, sertifikat, dan tidak berhenti pada predikat juara. Inovasi harus terus hidup, berkembang dan memberikan manfaat.
Karena itu, kata Darius, setelah Mimika Innovation Week 2026, pekerjaan BRIDA justru memasuki tahapan yang lebih penting, yaitu pembinaan, pengembangan, replikasi dan hilirisasi inovasi.
Menurutnya, BRIDA Mimika berkomitmen untuk terus mendampingi inovasi-inovasi terbaik. Inovasi yang sudah terbukti berhasil akan didorong untuk dapat direplikasi pada perangkat daerah atau unit pelayanan lainnya.
“Inovasi yang masih membutuhkan penguatan akan kami fasilitasi untuk dikembangkan. Inovasi yang memiliki potensi Kekayaan Intelektual akan kami dorong untuk mendapatkan perlindungan. Berikut, inovasi yang memiliki potensi lebih luas akan kami persiapkan untuk dipromosikan dan dikembangkan pada tingkat provinsi maupun nasional,” kata Darius.
Dengan demikian, lanjut Darius, Mimika Innovation Week tidak sekadar menghasilkan pemenang tetapi harus menghasilkan perubahan dan manfaat. Ia juga berharap pameran tersebut menjadi ruang pertemuan antara inovator, pemerintah, masyarakat, akademisi, dunia usaha dan berbagai pemangku kepentingan.
“Dari sinilah kolaborasi dapat dibangun. Dari sini inovasi dapat diperluas dan dari sini solusi-solusi baru bagi pembangunan Kabupaten Mimika dapat terus dilahirkan. Atas nama BRIDA Mimika, kami menyampaikan terima kasih atas dukungan Bapak Bupati dan Wakil Bupati Mimika terhadap penyelenggaraan Mimika Innovation Week 2026,” ujar Darius.
Darius juga menyampaikan penghargaan kepada dewan juri, seluruh peserta, inovator, perangkat daerah serta semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini sejak awal hingga pelaksanaan pameran. Dalam semangat memperingati 81 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, ia juga mengajak semua pihak mengisi kemerdekaan dengan karya, kreativitas dan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kami percaya, inovasi yang baik bukan hanya inovasi yang memenangkan perlombaan, tetapi inovasi yang mampu menyelesaikan masalah dan menghadirkan perubahan. Akhirnya, kepada Bapak Bupati Mimika, kami mohon dengan hormat untuk memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi Pameran Inovasi Daerah Mimika Innovation Week 2026,” ujar Darius. (*)










