TIMIKA, ODIYAIWUU.com — Bupati Johannes Rettob mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika menyiapkan langkah strategis untuk mengisi sebelas Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama yang saat ini masih kosong.
Menurut Bupati John Rettob (kanan) usai melakukan audiensi dan ekspose Pemkab Mimika bersama Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI Prof Dr Zudan Arif Fakrulloh, SH, MH mengatakan, langkah tersebut akan dilakukan dengan memperkuat penerapan sistem merit dan manajemen talenta aparatur sipil negara (ASN).
Upaya tersebut menjadi bagian dari peralihan tata kelola kepegawaian dari sistem administratif konvensional menuju pengelolaan ASN yang lebih profesional dan berbasis kompetensi. Pengisian jabatan tersebut diarahkan untuk menerapkan prinsip the right man on the right place.
“Pemerintah Kabupaten Mimika akan menempatkan ASN sesuai kompetensi dan kualifikasinya, sehingga mampu mendukung pelaksanaan program pemerintah, termasuk Asta Cita Presiden RI,” ujar Bupati John Rettob di Timika, kota Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Jumat (23/10).
Dalam audiensi dengan pihak BKN RI, kata John Rettob, Pemkab Mimika juga menyampaikan apresiasi kepada BKN atas fasilitas gratis Program Profiling ASN (ProASN).
“Hingga 2026 sebanyak 3.194 aparatur sipil negara, ASN di Kabupaten Mimika telah mengikuti profiling. Jumlah itu terdiri atas 936 ASN pada 2025 dan 2.258 ASN pada 2026,” kata Bupati John Rettob lebih lanjut.
Menurutnya, hasil profiling diharapkan dapat menjadi salah satu dasar dalam memetakan kompetensi dan potensi ASN untuk mendukung penerapan manajemen talenta serta pengembangan karier yang lebih terarah.
“Melalui langkah tersebut, Pemkab Mimika berupaya membangun tata kelola kepegawaian yang profesional, transparan, dan berbasis sistem merit guna meningkatkan kualitas pelayanan publik,” ujar John Rettob. (*)










