SENTANI, ODIYAIWUU.com — Sekitar 78 pelajar yang diduga hendak mengikuti aksi unjuk rasa Solidaritas Pelajar West Papua (SPWP) terkait penolakan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Selasa (15/9) diamankan Kepolisian Resor (Polres) Jayapura, Kepolisian Daerah Papua.
Puluhan pelajar tersebut diamankan secara humanis di sejumlah lokasi, di antaranya kawasan Pos 7 Sentani dan BTN Matoa Sentani. Mereka kemudian dibawa ke Mapolsek Sentani Kota.
Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga keamanan sekaligus memastikan para pelajar tidak meninggalkan kegiatan belajar pada jam sekolah.
Kepala Kepolisian Resor Jayapura AKBP Dionisius Vox Dei Paron Helan, SIK, MH, M.Tr.Mil, menegaskan, tidak ada tindakan penangkapan maupun pemukulan terhadap para pelajar yang hendak mengikuti aksi unjuk rasa terkait penolakan Program MBG.
“Kami tidak melakukan penangkapan atau pemukulan. Kami amankan para pelajar secara baik-baik ke Polsek Sentani Kota. Kemudian, kami berikan minum dan kami hubungi guru-guru mereka untuk menjemput mereka di Polsek,” ujar Kapolres Vox Dei di Sentani, Jayapura, Papua, Selasa (15/9).
Vox Dei menjelaskan, langkah pengamanan tersebut merupakan bentuk perlindungan terhadap para pelajar agar tidak terlibat dalam kegiatan yang berpotensi mengganggu proses pendidikan maupun situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Ini jam sekolah, waktu belajar bagi anak-anak sekolah. Kami hindari mereka disusupi kelompok-kelompok yang ingin membuat situasi kamtibmas di Kabupaten Jayapura tidak kondusif,” kata Vox Dei lebih lanjut.
Setibanya di Mapolsek Sentani Kota, para pelajar didata berdasarkan asal sekolah masing-masing. Petugas juga melakukan pendekatan secara persuasif dan humanis sebelum para pelajar diarahkan untuk kembali ke rumah masing-masing.
Dari hasil pengamanan, turut diamankan sejumlah spanduk dan pamflet yang berisi penolakan terhadap Program MBG serta tuntutan terkait pendidikan gratis.
Kegiatan pengamanan tersebut melibatkan Wakapolres Jayapura Kompol Suheriyono, S.Sos, M.H; Kabag Ops AKP Frengki Rumbiak; Kapolsek Sentani Kota AKP Bernadus Yunus Ick, SH; Kasat Samapta Iptu Slamet Pahono, SH; Kasat Intelkam Iptu Bambang Prasetyo; Kasi Propam Iptu Kalvarina Wilda Rumpampam, SH serta personel Polres Jayapura yang terlibat dalam pengamanan.
Vox Dei menambahkan, pihaknya akan melakukan koordinasi bersama pihak sekolah untuk mencari langkah pembinaan yang tepat terhadap para pelajar yang terlibat.
“Aspek paling utama adalah anak-anak ini tetap mendapatkan pendidikan dan tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk kepentingan yang dapat mengganggu kamtibmas,” ujar Vox Dei. (*)










