KARUBAGA, ODIYAIWUU.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tolikara memastikan sudah mengalokasikan bantuan biaya studi akhir sewa pemondokan mahasiswa asal Tolikara yang tengah menjalani proses perkuliahan di berbagai perguruan tinggi di berbagai kota studi di Indonesia.
Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Tolikara Dr Imanuel Gurik, SE, M.Ec.Dev mengatakan, Pemkab Tolikara meminta para mahasiswa segera berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Tolikara. Namun, memastikan terlebih dahulu kelengkapan persyaratan melalui SIMARA.
“Para mahasiswa dipersilahkan berkoordinasi langsung dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Tolikara,” ujar Imanuel Gurik di Karubaga, kota Kabupaten Tolikara, Provinsi Papua Pegunungan, Senin (14/9).
Namun, menurut Imanuel, penulis sejumlah buku dan kolumnis, para mahasiswa terlebih dahulu memastikan seluruh persyaratan lengkap dan data sudah diinput melalui platform digital Sistem Informasi Mahasiswa Tolikara (SIMAR
SIMARA merupakan platform digital yang diluncurkan Pemkab Tolikara untuk mengelola data mahasiswa serta memproses bantuan studi akhir secara transparan dan akuntabel. Platform digital ini menjadi dasar penyaluran bantuan. Keterlambatan input data dapat memengaruhi proses penyaluran.
Imanuel juga menegaskan, terkait dana kebutuhan mahasiswa telah dialokasikan Pemkab Tolikara dan tinggal proses penyaluran sesuai ketentuan. Namun, lanjut Imanuel, ia berharap agar setiap harapan atau keluhan mahasiswa dapat disampaikan melalui komunikasi yang baik, santun, dan sesuai prosedur agar dapat ditangani dengan baik.
“Mohon diperhatikan, apabila ada grup mahasiswa seluruh Indonesia dengan pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan agar difungsikan agar menjadi wadah mendiskusikan berbagai persoalan dalam grup itu. Bukan diskusi di grup lain. Terima kasih,” kata Imanuel, birokrat berusia muda dan doktor lulusan Universitas Cenderawasih, Jayapura, Papua. (*)










