TIMIKA, ODIYAIWUU.com — Bupati Kabupaten Mimika John Rettob, Rabu (2/9) melakukan peletakan batu pertama pembangunan Jembatan Gantung Mioko Tahap I di Distrik Mimika Tengah, Provinsi Papua Tengah.
Prosesi peletakan dihadiri pula Penjabat Sekretaris Daerah Dr Abraham Kateyau, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Fransiskus Bokeyau serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Inosensius Yoga Pribadi. Kedatangan Bupati John Rettob bersama rombongan disambut masyarakat Mioko dengan suguhan tarian adat Suku Kamoro.
Peletakan batu pertama menjadi momentum penting bagi masyarakat Mioko, terutama dalam menjawab kebutuhan akses dan konektivitas yang selama ini menjadi bagian penting dalam aktivitas warga.
Bupati Rettob dalam sambutannya mengatakan, pembangunan Jembatan Gantung Mioko tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemerintah membuka akses dan memperkuat konektivitas masyarakat hingga ke kampung-kampung.
Menurut John Rettob, keberadaan jembatan tersebut diharapkan memberikan dampak langsung bagi kehidupan masyarakat, terutama dalam menunjang mobilitas serta akses terhadap pelayanan dasar.
“Jembatan ini nantinya akan mempermudah mobilitas masyarakat sekaligus membuka akses menuju layanan pendidikan, kesehatan dan pemerintahan,” ujar Bupati John Rettob.
Selain mendukung mobilitas warga, pembangunan jembatan tersebut diharapkan dapat membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat di wilayah Mioko. Bupati John mengaku, Pemkab Mimika bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun harapan dan masa depan masyarakat.
“Pembangunan di Kabupaten Mimika harus dilakukan secara merata, mulai dari wilayah perkotaan hingga kampung-kampung, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan seluruh masyarakat. Rettob menyebut pembangunan Jembatan Gantung Mioko Tahap I juga menjadi salah satu bentuk nyata dari semangat Mimika Rumah Kita,” kata John Rettob.
Semangat tersebut, katanya, menempatkan Mimika sebagai rumah bersama bagi seluruh masyarakat untuk bekerja, membangun, hidup berdampingan dan maju bersama tanpa meninggalkan siapa pun.
Karena itu, Bupati John Rettob mengajak masyarakat Mioko ikut mendukung serta menjaga pembangunan jembatan tersebut agar dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang.
Kepada kontraktor pelaksana dan seluruh pihak yang terlibat, Bupati John Rettob meminta pekerjaan dilakukan secara profesional dengan tetap memperhatikan kualitas dan waktu penyelesaian.
“Pembangunan harus tepat mutu dan tepat waktu, serta tetap mengutamakan keselamatan dan kepentingan masyarakat selama pekerjaan berlangsung,” kata John mengingatkan.
Bupati juga berharap agar Jembatan Gantung Mioko dapat menjadi salah satu infrastruktur yang mendorong wilayah tersebut semakin terbuka dan terhubung dengan berbagai pelayanan serta pusat aktivitas masyarakat.
“Kota berdoa dan berharap semoga pembangunan jembatan ini membawa manfaat besar bagi masyarakat dan menjadi bagian dari perjalanan Mimika menuju daerah yang semakin maju, terhubung dan sejahtera,” ujar John Rettob.
Dengan dimulainya pembangunan tersebut, Jembatan Gantung Mioko diharapkan tidak hanya mempermudah mobilitas warga, tetapi juga menjadi penghubung menuju pelayanan dasar sekaligus membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat setempat. (*)










