KAMUU, ODIYAIWUU.com — Bupati Kabupaten Dogiyai Yudas Tebai, S.Pd, M.Si, Kamis (23/7) menghadiri acara pelantikan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Distrik dan mengukuhkan Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Distrik se-Kabupaten Dogiyai di Aula Koteka Moge, Kampung Kimupugi, Distrik Kamuu, Papua Tengah.
Prosesi pelantikan dihadiri juga Wakil Bupati Yuliten Anouw, SE; Ketua TP PKK Kabupaten Dogiyai Maria Federika Keiya Tebai; dan Pelaksana Harian Wakil Kapolres Dogiyai AKP Amron Sitorus.
Selain itu, para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), para kepala distrik (Camat), unsur TNI; Bhayangkari Polres Dogiyai; Persit Koramil 1705/Nabire, dan Dharma Wanita serta sejumlah tamu undangan.
Rangkaian acara pelantikan mendapat pengamanan personel Polres Dogiyai guna memastikan acara berjalan tertib, aman, dan lancar. Kehadiran personel tersebut menjadi bagian dari komitmen kepolisian dalam mendukung agenda pemerintahan daerah sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.
Bupati Dogiyai Yudas Tebai dalam kesempatan tersebut menyebut, keberadaan TP PKK dan Bunda PAUD memiliki posisi strategis dalam mendukung pembangunan daerah.
“Kedua organisasi tersebut menjadi mitra pemerintah dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia, terutama melalui pemberdayaan keluarga dan peningkatan kualitas pendidikan anak sejak usia dini,” ujar Bupati Tebai dalam sambutan saat berlangsung prosesi pelantikan.
Tebai, mantan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Dogiyai, juga berharap agar para Ketua TP PKK Distrik dan Bunda PAUD yang baru dilantik mampu menjalankan program-program kerja yang selaras dengan visi pembangunan daerah.
“Kerja sama, kolaborasi yang baik antara pemerintah daerah, TP PKK, Bunda PAUD, dan masyarakat serta berbagai pihak, stakeholder akan memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan keluarga dan kualitas generasi penerus di Dogiyai,” kata Tebai.
Sedangkan Maria Federika Keiya Tebai dalam sambutannya mengatakan, sebanyak sembilan Ketua TP PKK Distrik resmi dilantik sekaligus dikukuhkan sebagai Bunda PAUD Distrik se-Dogiyai. Acara diawali pembacaan keputusan pelantikan, dilanjutkan pengucapan ikrar para pengurus yang baru dilantik.
Selanjutnya dilakukan penyematan selendang dan pin Bunda PAUD sebagai simbol amanah baru yang diemban, disusul penandatanganan berita acara pelantikan.
Prosesi berlangsung khidmat dihadiri unsur pemerintah daerah, aparat keamanan, organisasi perempuan serta berbagai elemen masyarakat sebagai bentuk dukungan konkrit terhadap program pemberdayaan keluarga dan pendidikan anak usia dini di Dogiyai.
“Melalui kesempatan berharga ini saya mengajak seluruh pengurus TP PKK Distrik yang baru dilantik untuk menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab,” kata Maria Federika Keiya Tebai.
Maria Federika juga menekankan pentingnya membangun sinergi bersama pemerintah daerah, masyarakat serta seluruh pemangku kepentingan dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga.
“TP PKK memiliki peran penting sebagai mitra pemerintah dalam mendorong berbagai program pemberdayaan masyarakat, mulai dari peningkatan kesehatan keluarga, pendidikan, hingga pembangunan ekonomi rumah tangga,” kata Maria Federika.
Selain itu, kata Maria Federika yang juga istri Bupati Tebai, para Bunda PAUD diharapkan mampu menjadi motor penggerak (prime mover) dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini di setiap distrik di Dogiyai.
Selama jalannya pelantikan personel Polres Dogiyai melakukan monitoring dan pengamanan di lokasi acara untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tanpa hambatan. Pengamanan dilakukan sejak sebelum acara dimulai hingga seluruh rangkaian pelantikan berakhir.
Berkat koordinasi yang baik antara kepolisian, TNI, panitia, dan pemerintah daerah, kegiatan berlangsung dalam situasi yang aman dan kondusif.
Selama kegiatan berlangsung, personel Polres Dogiyai hadir memastikan situasi keamanan tetap kondusif. Seluruh rangkaian acara berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar hingga selesai tanpa adanya gangguan kamtibmas.
Keberhasilan pengamanan tersebut menunjukkan kesiapan Polres Dogiyai dalam mendukung setiap kegiatan pemerintahan maupun kegiatan masyarakat yang memerlukan pengamanan.
Monitoring tersebut juga merupakan bagian dari tugas kepolisian dalam menciptakan rasa aman di tengah masyarakat. Selain mengawal jalannya berbagai agenda pemerintahan, Polres Dogiyai juga terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan unsur terkait guna menjaga stabilitas keamanan wilayah.
Situasi kamtibmas yang aman dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran pelaksanaan program pembangunan, termasuk pemberdayaan keluarga melalui TP PKK dan peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini melalui peran Bunda PAUD.
Pihak Polres Dogiyai menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengamanan pada setiap agenda pemerintahan maupun kegiatan masyarakat.
Melalui jalinan kerja sama sinergis antar semua stakeholder diharapkan Dogiyai tetap berada dalam kondisi yang aman, tertib, dan kondusif sehingga berbagai program pembangunan dapat berjalan secara optimal demi kemajuan daerah. (*)










