DAERAH  

Korban Tewas Kecelakaan Truk yang Membawa 19 Warga asal NTT Arah Abepura-Sentani Jadi 2 Orang

Kepala Kepolisian Resor Jayapura AKBP Dionisius Vox Dei Paron Helan, SIK, MH, M.Tr.Mil. Foto: Istimewa

SENTANI, ODIYAIWUU.com — Jumlah korban meninggal peristiwa kecelakaan lalu lintas tunggal yang membawa 19 orang asal Nusa Tenggara Timur bertambah menjadi dua orang. Sedangkan supir truk naas itu kini diamankan kepolisian.

Kecelakaan yang melibatkan truk Mitsubishi Colt Diesel FE 74 HDV (bak terbuka) di Jalan Raya Abepura–Sentani, terjadi di depan Stadion Barnabas Youwe, Kabupaten Jayapura, Papua, Minggu (19/4).

“Salah satu korban meninggal dunia berinisial Ana (46). Korban mengalami luka berat pada bagian kepala akibat benturan saat kejadian,” ujar Kepala Kepolisian Resor (Polres) Jayapura AKBP Dionisius Vox Dei Paron Helan, SIK, MH, M.Tr.Mil Kasat Lantas Polres Jayapura AKP Robertus Rengil di Sentani, Jayapura, Papua, Senin (20/4).

Sementara satu korban lainnya atas nama HBS (53), yang juga merupakan korban laka dan sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS) Yowari, dinyatakan meninggal dunia pada Senin (20/4) pukul 07.20 WIT, sehingga total korban meninggal dunia menjadi dua orang.

Sedangkan satu korban mengalami luka berat sudah dirujuk ke RS Dian Harapan pada malam hari untuk penanganan lanjutan. Sedangkan, satu korban lainnya masih mendapat perwatan di RS Yowari. Sementara itu, belasan korban lainnya mengalami luka ringan dan telah mendapatkan perawatan medis.

Menurut Robertus, pengemudi truk berinisial FS, saat ini telah diamankan di Kantor Satuan Lantas Polres Jayapura untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut terkait peristiwa kecelakaan tersebut.

“Pengemudi telah kami amankan guna kepentingan penyelidikan. Saat ini penyidik masih mendalami kronologi kejadian serta mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi,” ujar Robertus.

Pihak kepolisian juga kembali mengimbau kepada masyarakat agar tidak menggunakan kendaraan bak terbuka untuk mengangkut penumpang serta selalu mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama. Saat ini, kasus tersebut masih dalam penanganan Unit Laka Lantas Polres Jayapura.

Kecelakaan lalu lintas tunggal sebelumnya diberitakan terjadi di wilayah hukum Polres Jayapura, Minggu (19/4) sekitar pukul 07.30 WIT. Kecelakaan truk naas itu terjadi di Jalan Raya Abepura–Sentani, jalan masuk Stadion Barnabas Youwe, depan Rumah Bernyanyi Cycloop Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua.

“Anggota Piket Gakkum menerima laporan dari keluarga, para korban kini berada di Rumah Sakit Yowari Jayapura,” ujar Vox Dei di Sentani, Jayapura, Papua, Minggu (19/4).

Menurut Vox Dei, salah satu atas nama Antonius Nahak Asa dinyatakan meninggal dunia akibat benturan dan pendarahaan di kepala. Almarhum, seorang karyawan swasta, berasal dari Belu. Ia tinggal di Arso 12.

Menurut Vox Dei, tiga orang korban mengalami luka berat. Dua di antaranya akan dirujuk ke RS Dian Harapan. Keduanya, atas nama Herkulana Bano Seran, seorang ibu rumah tangga dikabarkan mengalami benturan di kepala dan dirujuk ke RS Dian Harapan.

Selain itu, Melianan Luruk, asal Weoe, Kabupaten Malaka. Korban yang merupakan wiraswasta, mengalami luka robek di kepala dan dirujuk ke RS Dian Harapan. Kemudian, Krisantus Triyandi Seran, mengalami luka robek di paha sebelah kanan.

Sedangkan 15 orang lain yang mengalami luka ringan yaitu Servasius Bria, Mayela Konsita Seran, Desiana Adventa Bria, Meliana Hoar, Ferdynandus Seran, Gon Saga, Maria Melviani Irsyandi Luruk Nahak, Juandroo Brian Nahak, Robertus Seran, Dominggus Seran, Alexandro Klau Seran, Diana Natalia Luruk, Arnoldus Klau Bria, Jefrianus Seran, dan Alberto Nahak.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun di lapangan, kejadian bermula saat truk yang dikemudikan FS membawa sejumlah penumpang dari arah Sentani menuju Arso 7 usai menghadiri acara keluarga.

“Saat melintas di lokasi kejadian, pengemudi melihat sepeda motor yang berada di lajur kiri secara tiba-tiba berbelok ke kanan dan hendak berputar arah menuju Sentani Kota,” ujar Robertus di Sentani, Jayapura, Papua, Minggu (19/4).

Kondisi tersebut, lanjut Robertus, membuat pengemudi truk kaget dan langsung melakukan pengereman. Namun, kendaraan diduga kehilangan kendali dan tergelincir ke depan.

“Pengemudi kemudian membanting setir ke arah pembatas jalan sehingga truk terbalik bersama penumpang yang berada di bak belakang,” katanya.

Akibat kejadian tersebut, sebanyak 19 orang penumpang mengalami luka-luka dengan berbagai kondisi. Mulai dari luka lecet, luka robek hingga benturan di kepala dan tubuh.

Dua di antaranya dilaporkan sempat tidak sadarkan diri dan langsung mendapatkan penanganan medis.

“Petugas yang menerima laporan langsung mendatangi tempat kejadian perkara, melakukan pendataan terhadap korban dan saksi, serta mengamankan barang bukti guna proses penyelidikan lebih lanjut,” ujar Robertus.

Saat ini, kasus kecelakaan tersebut masih dalam penanganan Unit Laka Lantas Polres Jayapura. (*)