DAERAH  

Amrin Ibrahim Salurkan Santunan Rumah Non Dinas Bantuan Kasad ke Ahli Waris Prajurit yang Gugur

Panglima Kodam Cenderawasih Mayjen TNI Amrin Ibrahim, SIP, didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah Ny Surry Amrin Ibrahim usai menyerahkan santunan rumah non dinas tahap dua kepada para ahli waris prajurit TNI AD yang gugur di Ruang Bina Yudha Markas Kodam Cenderawasih, Jayapura, Papua, Rabu (4/3). Foto: Istimewa

JAYAPURA, ODIYAIWUU.com — Panglima Kodam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Amrin Ibrahim, SIP, didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah Ny Surry Amrin Ibrahim, Rabu (4/3) menyerahkan santunan rumah non dinas tahap dua kepada para ahli waris prajurit TNI AD yang gugur.

Prosesi penyerahan rumah non dinas bantuan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc tersebut berlangsung di Ruang Bina Yudha Markas Kodam Cenderawasih, Jayapura, Papua. Suasana haru menyelimuti keluarga ahli waris.

Kegiatan tersebut dilaksanakan secara video conference dan terhubung langsung dengan Markas Besar Angkatan Darat di Jakarta dan dipimpin Maruli Simanjuntak. Penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian dan penghargaan institusi terhadap jasa para prajurit yang telah mengabdikan diri kepada bangsa dan negara.

Simanjuntak dalam arahannya mengatakan, bantuan perumahan tersebut menjadi simbol kepedulian TNI AD kepada keluarga yang ditinggalkan.

“Saya ingin menyampaikan bahwa berbanggalah para prajurit yang gugur telah berkorban untuk negara dan bangsa. Kami menghargai itu, dan ini adalah bentuk kepedulian kami. Mudah-mudahan bermanfaat bagi para ahli waris,” ujar Simanjuntak melalui keterangan pers kepada wartawan di Jakarta, Rabu (4/3).

Simanjutkan usai mengikuti video conference secara langsung menyerahkan santunan kepada tiga warakawuri jajaran Kodam Cenderawasih. Tiga warakawuri itu yakni Ny Waode Murniati, istri almarhum Serka La Ongge; Ny Sulistyowati Murtiningsih, istri almarhum Serda Rahman Hakim; dan Ny Dewi Nurhayati, istri almarhum Kopda Nasruddin.

Dalam kesempatan tersebut Simanjutkan menegaskan, santunan ini bukan sekadar bantuan materiil, melainkan wujud penghormatan atas dedikasi dan pengorbanan para prajurit.

“Ini bentuk kepedulian TNI AD atas jasa pengabdian almarhum. Semoga apa yang diberikan ini membawa manfaat dan meringankan beban keluarga,” kata Simanjuntak, jenderal berdarah Batak.

Menurutnya, melalui santunan rumah non dinas tersebuti, TNI AD menegaskan komitmennya untuk terus hadir mendampingi keluarga besar prajurit, bahkan setelah tugas pengabdian berakhir. (*)