TIMIKA, ODIYAIWUU.com — Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Mimika, Kepolisian Daerah Papua Tengah akan menindaklanjuti video viral yang merebak jagat maya ihwal aksi sejumlah oknum warga diduga melakukan pungutan liar atau pemalakan terhadap pengendara di Jalan Trans Nabire arah lokasi wisata Kali Kyura, di Distrik Iwaka, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.
Kepala Kepolisian Resor Mimika AKBP Billy Andha Hildiario Budiman, SIK, MH mengatakan, pihaknya akan segera melakukan pengecekan di lapangan guna memastikan kebenaran peristiwa yang merebak di jagat maya (medsos).
“Kami tindak lanjuti, akan melakukan pengecekan. Kami akan berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Mimika guna menertibkan praktik pungutan yang meresahkan masyarakat,” ujar AKBP Billyandha di Timika, kota Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Rabu (29/10).
Sebelumnya, Aksi pemalakan di Jalan Trans Nabire arah Kali Kyura sebelumnya viral setelah diunggah akun TikTok @kazukei19 pada Minggu (26/10). Dalam video tersebut, terlihat sejumlah warga menghadang kendaraan yang melintas dan meminta bayaran agar diperbolehkan lewat.
Video berdurasi singkat itu menuai banyak tanggapan dari warganet. Sebagian besar mengecam tindakan para pelaku dan mendesak aparat segera menindaklanjuti kasus tersebut. “Tarifnya mahal, lebih dari jalan tol,” kata seorang satu pengguna TikTok dalam kolom komentar.
Masyarakat berharap aparat kepolisian segera mengambil tindakan tegas agar jalur Trans Nabire kembali aman dan dapat dilalui tanpa gangguan. (*)










