DAERAH  

OPM Umumkan Duka Nasional Berpulangnya Istri Komandan Operasi Sinak Mayor Kalenak Murib

Anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat, sayap militer Organisasi Papua Merdeka (TPNPB OPM) Almarhum Estiwaka Heluka. Heluka adalah anggota Kodap XVI Yahukimo, Papua Pegunungan. Foto: Istimewa

SINAK, ODIYAIWUU.com — Manajemen Markas Pusat Komando Nasional (Komnas) Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat, sayap militer Organisasi Papua Merdeka (TPNPB OPM), Rabu (12/8) mengumumkan duka nasional atas berpulangnya Yerlin Telengen, Komandan Seksi Kodap XXVII Sinak.

Juru Bicara Komnas TPNPB OPM Sebby Sambom mengatakan, pengumuman kabar duka berpulangnya Yerlin, istri Komandan Operasi TPNPB Kodap XXVII Sinak Mayor Kalenak Murib, disampaikan usai menerima laporan resmi dari pasukan Kodap XXVII Sinak, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah, Rabu (12/8).

“Kami menerima kabar duka, Komandan Seksi Kodap XXVII Sinak atas nama Yerlin Telengen meninggal dunia Senin (10/8) jam 11.00 siang waktu Papua karena sakit paru-paru yang dialaminya. Yerlin adalah istri Mayor Kalenak Murib,” ujar Sebby Sambom melalui keterangan yang diperoleh dari Sinak, Puncak, Papua Tengah, Rabu (12/8).

Menurut Sebby, Yerlin banyak terlibat bersama pasukan OPM dalam medan perang melawan aparat militer Indonesia dari Puncak Ilaga, Puncak Jaya dan wilayah-wilayah operasi lainnya di tanah Papua demi merebut kembali kemerdekaan bangsa Papua pada 1 Desember 1961. Semasa hidup, almarhumah selalu aktif dalam perjuangan kemerdekaan bangsa Papua hingga ajal menjemputnya akibat sakit yang dialaminya.

Atas jasa dan pengorbanannya demi bangsa dan tanah Papua, pihak Kodap Sinak secara resmi mengumumkan duka nasional kepada semua pihak dan mengimbau seluruh pasukan OPM tetap setia dalam medan perjuangan hingga merebut kembali kemerdekaan bangsa Papua dari Indonesia.

Pihak Komnas sebelumnya juga menerima laporan resmi dari Komandan Operasi Kodap XVI Yahukimo Mayor Kopitua Heluka bahwa pada Rabu (22/7) Estiwaka Heluka meninggal dunia. Heluka adalah anggota OPM Yahukimo dari Batalyon Yamue. Ia gugur saat terjadi kontak senjata dengan aparat keamanan Indonesia.

“Pasukan kami dari Kodap Yahukimo melakukan prosesi pemakaman secara resmi dengan upacara kemiliteran sekaligus memberikan penghormatan terakhir. Estiwaka diserahkan oleh pihak keluarga kepada TPNPB sejak 2019 dan bergabung dalam Kompi Kasuari di bawah pimpinan Herman Heluka,” kata Sebby.

Estiwaka lahir 3 April 2005 di Distrik Amuma, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Ia gugur dalam usia 21 tahun. OPM Kodap Yahukimo mengucapkan terimakasih kepada kedua orang tua, sanak saudara dan keluarga yang telah menyerahkan anaknya bergabung bersama OPM hingga gugur dalam medan perang demi perjuangan kemerdekaan bangsa Papua. (*)