Wisuda 641 Lulusan dan Kukuhkan Guru Besar Baru, Rektor Hugo Warami: Unipa Berperan Strategis

Acara wisuda yang diselenggarakan Universitas Papua (Unipa) di Kampus Unika, Manokwari, kota Provinsi Papua Barat, Rabu (12/8. Sebanyak 641 lulusan dari jenjang Diploma, Sarjana, Magister hingga Doktor mengikuti prosesi wisuda.

MANOKWARI, ODIYAIWUU.com — Universitas Papua (Unipa), Rabu (12/8 resmi mengukuhkan 641 lulusan dari jenjang Diploma, Sarjana, Magister hingga Doktor pada upacara wisuda yang digelar di Manokwari, kota Provinsi Papua Barat.

Momentum bersejarah tersebut makin berkesan dengan pengukuhan satu guru besar (professor) baru serta penegasan komitmen Unipa sebagai benteng pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia (SDM) berkualitas dari Indonesia Timur.

Wisuda kali ini meluluskan 55 orang mahasiswa dan mahasiswi jenjang Diploma, 529 orang Sarjana, 52 orang Magister, dan 5 orang Doktor yang berasal dari 12 fakultas. Dengan pengukuhan ini, secara keseluruhan Unipa telah melahirkan 16.440 alumni yang tersebar dan berkarya di berbagai penjuru nusantara.

Rektor Unipa Prof Dr Hugo Warami, S.Pd, M.Hum dalam pidato sambutannya menegaskan peran strategis institusi yang dipimpinnya dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, khususnya di tanah Papua.

“Dengan jumlah lulusan ini, Unipa bertekad untuk melayani, membaktikan diri, dan membangun sumber daya manusia, SDM dari timur Indonesia,” ujar Hugo mengutip laman resmi, ppid.unipa.ac.id di Manokwari, Papua Barat, Rabu (12/8).

SDM tersebut merupakan ‘Mutiara Hitam’ dari timur Indonesia yang akan mengabdi menuju perubahan dan kemajuan. Hugo menegaskan akan memaksimalkan keunikan Unipa sebagai perguruan tinggi yang bermutu, bermartabat, dan berkemanusiaan untuk Indonesia dari tanah Papua.

Selain melepas para lulusan, Unipa juga merayakan pencapaian akademik tertinggi dengan mengukuhkan Prof Dr Ir Rima H.S. Siburian, S.Hut, M.Si, IPU dari Fakultas Kehutanan sebagai Guru Besar bidang Silvikultur Tropika. Pengukuhan ini menambah deretan Profesor aktif di Unipa menjadi 28 orang.

Pihak kampus juga menginformasikan bahwa saat ini terdapat tiga calon professor lain yang sedang dalam proses pengusulan. Dua dari Fakultas Kehutanan dan satu dari Fakultas Peternakan.

Hugo di hadapan para wisudawan mengatakan, gelar akademik yang diraih tidak sekadar lembar ijazah, melainkan membawa tiga nilai filosofis utama yaitu pembuktian akademik sebagai wujud penguasaan teori dan keahlian berpikir kritis.

Validasi ilmiah yakni kemampuan menghasilkan riset serta karya nyata yang menjadi solusi atas persoalan di Masyarakat. Kemudian, syarat kelulusan: legitimasi sah untuk menyandang gelar di bidang vokasi, sarjana, maupun pascasarjana.

“Wisuda bukanlah akhir perjalanan, melainkan pintu masuk menuju aksi nyata. Para lulusan diimbau untuk bertransformasi dari penuntut ilmu menjadi pemberi solusi yang membawa amanah moral dan etika dalam bermasyarakat. Ilmu untuk kemanusiaan,” kata Hugo. (*)