Bupati Mimika John Rettob Masuk Daftar 25 Kepala Daerah di Indonesia Ikuti Kursus Lemhannas

Gubernur Lemhannas Dr H. TB Ace Hasan Syadzily, M.Si (kiri) dan Bupati Kabupaten Mimika Johannes Rettob, S.Sos, MM (kanan). Foto: Istimewa

JAKARTA, ODIYAIWUU.com — Bupati Kabupaten Mimika Johannes Rettob, S.Sos, MM masuk dalam daftar 25 kepala daerah di Indonesia mengikuti Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Angkatan III yang diselenggarakan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Republik Indonesia.

Kursus yang bertujuan memperkuat kepemimpinan dan wawasan kebangsaan akan berlangsung di Gedung Lemhannas, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu-Rabu (15–28/7).

Gubernur Lemhannas Dr H. TB Ace Hasan Syadzily, M.Si mengatakan, program tersebut merupakan hasil kolaborasi Lemhannas, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia, dan Purnomo Yusgiantoro Center (PYC).

“Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan pemerintahan daerah agar mereka memiliki wawasan kebangsaan, memiliki sikap patriotik, bekerja secara sungguh-sungguh untuk membangun daerahnya dengan kepemimpinan yang kuat dan tangguh,” kata Ace usai pembukaan di Jakarta, Rabu (15/7).

Ace menjelaskan, peserta akan mengikuti pendidikan di Lemhannas selama sekitar satu pekan dengan materi yang menitikberatkan pada nilai-nilai kebangsaan, integritas, dan kepemimpinan.

Setelah menyelesaikan pembelajaran di Lemhannas, para kepala daerah dijadwalkan mengikuti kunjungan kerja ke Lee Kuan Yew School of Public Policy di Singapura untuk memperdalam pemahaman mengenai tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.

Menurut Ace, rangkaian pendidikan akan ditutup dengan presentasi hasil pembelajaran selama dua hari di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemendagri.

Ace berharap program tersebut mampu melahirkan kepala daerah yang berintegritas, berjiwa kepemimpinan kuat, dan memiliki kemampuan membawa kemajuan bagi daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

KPPD Angkatan III diikuti 25 kepala daerah yang terdiri atas 23 bupati dan dua wali kota dari berbagai wilayah di Indonesia.

Peserta tersebut meliputi Bupati Sinjai, Bupati Banjarnegara, Bupati Kotawaringin Barat, Bupati Biak Numfor, Bupati Manokwari, Bupati Intan Jaya, Bupati Mimika, Bupati Maluku Tengah, Bupati Kepulauan Tanimbar, Bupati Halmahera Tengah, Bupati Pulau Morotai, Bupati Lembata.

Selain itu, Bupati Flores Timur, Bupati Sumbawa Barat, Bupati Hulu Sungai Tengah, Bupati Sukamara, Bupati Aceh Besar, Bupati Seluma, Bupati Polewali Mandar, Bupati Muaro Jambi, Bupati Kerinci, Bupati Lebak, Bupati Tulang Bawang Barat, serta Wali Kota Lhokseumawe dan Wali Kota Pangkalpinang. (*)