Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa: Musabaqah Tilawatil Qur’an Tonggak Penting Perkuat Syiar Islam

Staf Ahli Gubernur Papua Tengah Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Ukkas, mewakili Gubernur Meki Fritz Nawipa, SH saat membuka secara resmi Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) I Tingkat Provinsi Papua Tengah di Gedung Eme Neme Yauware, Timika, kota Kabupaten Mimika, Selasa (14/7) malam. Foto: Istimewa

TIMIKA, ODIYAIWUU.com — Gubernur Provinsi Papua Tengah Meki Fritz Nawipa, SH yang diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Ukkas, Selasa (14/7) malam resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) I Tingkat Provinsi Papua Tengah di Gedung Eme Neme Yauware, Timika, kota Kabupaten Mimika.

Ukas dalam kesempatan tersebut mengatakan, MTQ perdana di wilayah Meepago itu merupakan momentum rohani perdana sejak Papua Tengah sekaligus tonggak penting dalam memperkuat syiar Islam, membangun persaudaraan, dan mencetak generasi Qurani sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia (SDM) di bumi Cenderawasih.

MTQ yang diikuti ratusan kafilah dari delapan kabupaten di Papua Tengah dihadiri pula para bupati di wilayah Meepago, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), Kementerian Agama, dewan hakim serta para peserta dan tamu undangan.

MTQ perdana yang bertema Menebar Cahaya Al-Qur’an dalam Harmoni Menuju Papua Tengah Emas yang Berkeadaban, diharapkan menjadi ruang pembinaan karakter dan penguatan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat yang majemuk.

“MTQ bukan sekadar ajang perlombaan membaca dan menghafal Al-Qur’an, tetapi juga menjadi sarana membentuk generasi Qurani yang berakhlak mulia serta mempererat persaudaraan antarmasyarakat,” ujar Gubernur Nawipa dalam sambutan tertulis yang dibacakan Ukas.

Menurut Nawipa, Papua Tengah dibangun di atas keberagaman suku, agama, bahasa, dan budaya. Karena itu, nilai-nilai Al-Qur’an seperti keadilan, kasih sayang, kedamaian, dan persaudaraan harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai fondasi pembangunan daerah.

“Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah akan terus mendukung pembinaan LPTQ dan pengembangan generasi Qurani sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia,” kata Gubernur Nawipa.

Sementara itu Wakil Bupati Kabupaten Mimika Emanuel Kemong mengatakan, penyelenggaraan MTQ tingkat provinsi pertama merupakan momen bersejarah sejak lahirnya Papua Tengah sebagai sebuah daerah otonom baru (DOB) di tanah Papua.

Emanuel mengatakan, kepercayaan yang diberikan kepada Mimika sebagai tuan rumah merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar. MTQ tidak hanya menjadi kompetisi membaca, menghafal, memahami, dan menafsirkan Al-Qur’an, tetapi juga menjadi wadah mempererat persaudaraan serta memperkokoh persatuan masyarakat Papua Tengah.

“Tema MTQ tahun ini selaras dengan nilai-nilai luhur masyarakat Papua seperti gotong royong, musyawarah, saling menghormati, dan menjaga kelestarian alam,” ujar Emanuel.

Emanuel juga meminta seluruh dewan hakim menjalankan tugas secara profesional, objektif, dan berintegritas sehingga mampu melahirkan qari dan qariah terbaik yang nantinya mewakili Papua Tengah pada MTQ tingkat nasional.

Sedangkan Wakil Ketua I LPTQ Papua Tengah Herman Ghafur dalam kesempatan itu mengajak seluruh peserta menjadikan MTQ sebagai momentum memperkuat syiar Islam sekaligus membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan bermasyarakat.

Herman Ghafur berharap seluruh peserta menampilkan kemampuan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas, kejujuran, dan akhlak yang mulia.

MTQ I Papua Tengah diharapkan menjadi awal lahirnya generasi Qurani yang tidak hanya berprestasi di tingkat nasional, tetapi juga mampu mengharumkan nama Papua Tengah di ajang internasional. (*)