DAERAH  

Kepala BPKAD Kabupaten Mimika: Belanja Modal Masih Proses Administrasi dan Pelelangan Proyek

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Mimika Marthen Mallisa. Sumber foto: papua.antaranews.com, Selasa, 2 Oktober 2018

TIMIKA, ODIYAIWUU.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika mencatat realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026 mencapai lebih dari Rp 560 miliar atau sekitar 11,38 persen hingga pertengahan Mei 2026 dari total APBD.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Mimika Marthen Mallisa menjelaskan, realisasi anggaran saat ini masih didominasi belanja operasional. Sedangkan belanja modal masih berada dalam proses administrasi dan pelelangan proyek.

“Kalau dirupiahkan realisasinya sudah sekitar Rp 560 miliar lebih sampai 18 Mei 2026. Presentasenya mencapai 11,38 persen,” ujar Marthen Mallisa di Timika, kota Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Senin (18/5).

Menurut Marthen, rendahnya realisasi belanja modal bukan karena program pemerintah belum berjalan. Namun, saat ini sebagian besar kegiatan fisik masih dalam tahapan tender dan penandatanganan kontrak kerja.

Marthen menambahkan, pencairan anggaran proyek pembangunan baru dapat dilakukan setelah seluruh proses administrasi rampung, termasuk pelelangan dan kontrak resmi.

“Belanja operasional memang lebih besar saat ini. Sedangkan belanja modal masih berproses karena harus melalui tahapan pelelangan. Setelah kontrak berjalan baru bisa dilakukan pembayaran uang muka,” kata Marthen lebih lanjut.

Marthen juga mengatakan, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Mimika tetap menjalankan program masing-masing, meski penyesuaian administrasi di awal tahun anggaran membuat proses realisasi membutuhkan waktu lebih panjang.

“Kalau dibilang belum kerja itu tidak benar. Semua OPD sudah bekerja, hanya memang masih berproses. Apalagi kita baru selesai berbagai penyesuaian administrasi di awal tahun,” kata Marthen.

Marthen optimistis realisasi APBD akan meningkat signifikan pada semester kedua tahun berjalan. Pemkab Mimika kini fokus mempercepat pelaksanaan program prioritas agar target serapan anggaran dapat tercapai.

“Memang ada sedikit keterlambatan, tapi tidak terlalu lambat. Sekarang kami bekerja optimal untuk mengejar progres karena triwulan kedua juga segera berakhir dan kita akan masuk semester dua,” ujar Marthen. (*)