Wujud Sinergi TNI dan Warga Perkuat Ketahanan Pangan Dilaksanakan Panen Raya Padi Gogo di Sosiri

Prajurit Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 810/BEM bersama warga saat panen raya padi gogo di lahan ketahanan pangan binaan satuan di Kampung Sosiri, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura, Papua, Rabu (22/4). Foto: Istimewa

JAYAPURA, ODIYAIWUU.com — Prajurit Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 810/BEM bersama warga, Rabu (22/4) menggelar panen raya padi gogo di lahan ketahanan pangan binaan satuan di Kampung Sosiri, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura, Papua.

Hamparan padi menguning menjadi saksi kebersamaan prajurit TNI dan masyarakat dalam mewujudkan kemandirian pangan.

Wakil Komandan Yonif TP 810/BEM Mayor Inf Dinary Bagus Farera, ST.Han, MHI memimpin langsung kegiatan bahkan turut turun ke sawah bersama warga. Panen raya tersebut menjadi simbol keberhasilan pemanfaatan lahan tidur menjadi lahan produktif yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Panen raya ini adalah bukti bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat harus membawa dampak positif, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan,” ujar Dinary Bagus Farera di Jayapura, Papua, Rabu (22/4).

Menurut Dinary Bagus Farera kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada hasil panen, namun menjadi bagian dari upaya edukasi kepada masyarakat mengenai teknik pertanian yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Prajurit TNI turut mendampingi warga sejak tahap pengolahan lahan hingga masa panen, sehingga hasil yang diperoleh dapat maksimal.

Antusiasme warga terlihat jelas dalam kegiatan tersebut. Mereka turut bergotong royong memanen padi dengan penuh semangat, mencerminkan kuatnya kebersamaan antara TNI dan masyarakat di wilayah tersebut.

Seorang warga, Paul dan keluarganya yang turut dalam panen tersebut mengungkapkan rasa syukur karena telah diajak untuk panen padi tersebut.

“Kami berharap dari penen ini dapat menjadi contoh kepada masyarakat Papua untuk berusaha mengolah lahan pertanian sehingga melalui pertanian ini akan memberikan nilai tambah untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” kata Paul.

Melalui program ketahanan pangan ini, Yonif TP 810/BEM berkomitmen untuk terus memperluas lahan tanam serta memberikan pendampingan berkelanjutan kepada warga.

Langkah tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan produksi pangan lokal, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi masyarakat di tingkat kampung.

Panen raya di Sosiri menjadi gambaran nyata bahwa kolaborasi antara TNI dan masyarakat mampu menghadirkan solusi konkret bagi kebutuhan dasar sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional dari wilayah paling bawah. (*)