DAERAH  

Pangdam Cenderawasih Tutup Diklat SPPI, 347 Sarjana Siap Gerakkan Koperasi Merah Putih

Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang, SH, MM saat menutup Diklat Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih Tahun Anggaran 2026 di Lapangan Pancasila Rindam Cenderawasih, Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Jumat (31/7). Foto: Istimewa

SENTANI, ODIYAIWUU.com — Panglima Komando Daerah Militer (Kodam) XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang, SH, MM, Jumat (31/7) resmi menutup Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Tahun Anggaran 2026.

Upacara penutupan Diklat SPPI KDKMP dan KNMP Tahun Anggaran 2026 berlangsung khidmat di Lapangan Pancasila Rindam Cenderawasih, Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua.

Upacara dihadiri jajaran pejabat Kodam Cenderawasih, Danrem 172/PWY, Danrindam, anggota DPR Provinsi Papua serta kurang lebih 350 peserta. Sebanyak 347 peserta dinyatakan lulus dan siap mengemban tugas sebagai penggerak pembangunan dalam mendukung pengelolaan KDKMP dan KNMP di berbagai daerah.

Pangdam Febriel Sikumbang saat membacakan amanat Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan Republik Indonesia menegaskan, diklat tersebut merupakan bagian penting dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang berintegritas, profesional, dan memiliki semangat bela negara guna mendukung keberhasilan program prioritas nasional.

Melalui amanat tersebut Febriel menyampaikan apresiasi kepada seluruh penyelenggara, tenaga pendidik, pelatih, pembina serta seluruh pihak yang telah bekerja dengan penuh dedikasi sehingga penyelenggaraan diklat dapat berlangsung dengan baik dan mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

“Selamat atas keberhasilan menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan dan pelatihan. Para lulusan diharapkan mampu menjadi penggerak pembangunan yang memiliki karakter kepemimpinan, integritas, disiplin serta kompetensi dalam mengelola kelembagaan dan pemberdayaan masyarakat,” ujar Febriel.

Febriel menambahkan, KDKMP dan KNMP merupakan salah satu program prioritas Presiden yang bertujuan memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat, meningkatkan produktivitas, memperluas kesempatan kerja serta mewujudkan pemerataan pembangunan nasional. Keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada kualitas SDM yang mengelolanya.

“Karena itu, para lulusan SPPI diharapkan mampu membangun sinergi dengan pemerintah daerah, dunia usaha maupun seluruh pemangku kepentingan serta meningkatkan terus kompetensi agar mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan di masa mendatang,” katanya.

Selain dibekali kemampuan teknis para peserta juga mendapatkan pembentukan karakter bela negara yang menanamkan nilai-nilai disiplin, loyalitas, tanggung jawab, integritas, dan semangat pengabdian kepada bangsa.

“Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi pedoman dalam menjalankan tugas sekaligus membangun kepercayaan masyarakat melalui pelayanan yang profesional dan berdampak nyata,” ujar Febriel.

Penutupan pendidikan ditandai dengan pernyataan resmi penutupan diklat, penanggalan tanda peserta, penyerahan sertifikat bela negara, penyematan PIN bela begara dan diakhiri sesi foto bersama seluruh peserta dan tamu undangan.

Melalui penyelenggaraan diklat Kodam Cenderawasih mendukung terciptanya SDM yang unggul dan siap mengawal implementasi Program KDKMP dan KNMP sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi kerakyatan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mendorong pemerataan pembangunan nasional hingga ke wilayah-wilayah terpencil Indonesia. (*)