TIMIKA, ODIYAIWUU.com — Keluarga Bupati Johannes Rettob, Sabtu (22/8) menyambangi Posko Bencana Gempa Bumi Flores Ikatan Keluarga Flobamora (IKF) Mimika di Timika, Provinsi Papua Tengah.
Menurut Ny Suzy Rettob, istri Bupati Mimika John Rettob, ia bersama para Pengurus dan Anggota Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Mimika menyambangi Posko Bencana Flores IKF Mimika sebagai bentuk solidaritas kepada warga terdampak bencana magnitude 7,7 yang menerjang Flores pada Sabtu (15/8) lalu.
“Saya bersama para pengurus dan anggota TP PKK mendatangi Posko IKF Mimika untuk menyerahkan bantuan keluarga Pak Bupati dan hasil kumpul-kumpul dari saku pribadi pengurus dan anggota TP PKK Mimika,” ujar Ny Suzy Rettob di Timika, kota Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Sabtu (22/8).
Menurut Ny Suzy Rettob, bantuan berupa uang tersebut untuk membantu sesama saudara yang terdampak bencana gempa bumi di sejumlah wilayah di Flores seperti Kabupaten Sikka, Ende, Ngada, Nagekeo, Manggarai Timur, Manggarai, dan Manggarai Barat.
“Kita serahkan amplop dari keluarga bapa Bupati dan hasil patungan pribadi para pengurus TP PKK melalui pengurus IKF untuk selanjutnya secara teknis diteruskan pengurus kepada warga terdampak bencana di Flores,” ujar Ny Suzy Rettob lebih lanjut.
Menurutnya, pada Jumat (21/8) malam ia berkoordinasi dengan Sekretaris TP PKK Mimika menyiapkan daftar agar dibagikan kepada para pengurus dan anggota memberi secara sukarela dari kantong sendiri sebagai wujud kepeduliaan dan tali kasih kepada warga terdampak bencana gempa.
“Selain menitip doa dengan iman dan kepercayaan masing-masing kami juga lanjutkan dengan aksi solidaritas dan ungkapan rasa kemanusian untuk meringankan beban penderitaan saudara-saudari kita yang terdampak bencan. Jadi, ini sumbangan sukarela dari ibu-ibu pengurus,” kata Ny Suzy.
Ny Suzy juga mengaku, keluarganya juga sangat mencintai komunitas masyarakat Flobamora yang terhimpun dalam wadah IKF Mimika. Sejak bencana melanda Flores, para pengurus dan anggota komunitas ini bahu-membahu di sejumlah titik lampu merah di Timika untuk meminta bantuan kepada pengendara mobil dan motor yang lewat.
“Cara mereka ini sangat menggugah hati. Meski berada di rantau, mereka memiliki kepedulian luar biasa saat sesama saudaranya mengalami musibah. Karena itu tadi malam saya juga mengajak ibu-ibu PKK untuk bisa memberikan sedikit dari berkat pribadi untuk warga terdampak. Kami kasi berupa uang agar memudahkan pengurus IKF Mimika dalam distribusi teknis di lokasi bencana,” kata Ny Suzy.
Presiden Prabowo Subianto, Sabtu (15/8) langsung mengirim bantuan presiden (banpres) berupa sembako sebanyak 50.000 paket untuk didistribusikan ke masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Flores.
Pengiriman bantuan tersebut merupakan wujud komitmen pemerintah untuk bergerak cepat menangani warga terdampak gempa di Flores.
“Saat ini telah diberangkatkan ke Maumere (kota Kabupaten Sikka) berupa 50.000 paket sembako dari Banpres untuk masyarakat terdampak bencana di Pulau Flores,” ujar Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya di Jakarta, Sabtu (15/8).
Ketua IKF Mimika Gabriel Zeso menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada keluarga Bupati John Rettob serta para pengurus dan anggota PKK Mimika yang berkenan hadir di Posko Bencana Flores IKF Mimika.
“Atas nama pengurus dan anggota IKF Mimika saya menyampaikan terima kasih atas doa dan dukungan keluarga bapa Bupati Mimika, Ketua TP PKK Mimika Ibu Suzy Rettob beserta para pengurus yang berkenan hadir di Posko ini untuk membantu warga terdampak bencana gempa Flores. Semoga melalui doa dan dukungannya warga terdampak sabar dan segera keluar dari kesulitan yang mereka alami,” ujar Gabriel.
Presiden Prabowo, ujar Teddy, juga menugaskan beberapa pejabat pusat untuk langsung ke Labuan Bajo, kota Kabupaten Manggarai Barat dan Maumere. Mereka yang ditugaskan, yakni Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Menteri Dalam Negeri, Menteri Pekerjaan Umum, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan Kepala Basarnas.
Selain itu, Wakil Menteri Kesehatan, Wakil Menteri Sosial serta tim dari PLN, Pertamina, Telkom, dan Bulog. “Presiden Prabowo telah memerintahkan seluruh jajaran untuk bergerak cepat melakukan penanganan dan memastikan masyarakat yang terdampak mendapatkan bantuan yang dibutuhkan,” kata Teddy.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto mengatakan, banpres yang dikirim Prabowo segera didistribusikan kepada warga yang membutuhkan. “Ini segera kami akan kirimkan untuk membantu kebutuhan logistik awal di daerah bencana,” ujar Suharyanto dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu (15/8) siang.
Selain sembako, pemerintah bakal memastikan pemenuhan berbagai kebutuhan dasar warga terdampak gempa. Bantuan yang disiapkan meliputi makanan, minuman, air bersih, tenda atau tempat berlindung, genset serta kebutuhan darurat lainnya.
Pemerintah juga terus mengoptimalkan persediaan logistik yang tersedia di wilayah sekitar lokasi bencana. Suharyanto menjelaskan, Kementerian Sosial dalam satu hingga dua hari ke depan akan menggeser persediaan dari kabupaten-kabupaten tetangga yang terdampak lebih ringan atau tidak terdampak gempa.
Salah satu wilayah yang memiliki persediaan logistik adalah Flores Timur. Kementerian Sosial dan BNPB masih menyimpan sejumlah kebutuhan dasar di gudang logistik, sehingga dapat segera dimanfaatkan untuk membantu masyarakat terdampak.
Persediaan tersebut sebelumnya disiapkan sebagai cadangan untuk penanganan masyarakat terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki. “Di gudang masih banyak barang-barang, dan untuk sementara ini akan kita geser ke daerah terdampak bencana gempa bumi,” ujar Suharyanto.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, hingga Sabtu (22/8) jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi yang mengguncang Flores mencapai 87 orang.
Tugas Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) BNPB, Berton Panjaitan dalam konferensi pers secara daring, Sabtu (22/8) sore mengatakan, selain korban meninggal, BNPB juga mencatat 1.298 orang mengalami luka-luka, dengan 336 orang di antaranya mengalami luka berat. (*)










