SALATIGA, ODIYAIWUU.com — Kurang lebih 50 puluh mahasiswa dan mahasiswi Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) asal Provinsi Papua Barat, Minggu (18/10) turut berpartisipasi dalam kegiatan kerja bakti bersama warga RT 04 RW 09, Kelurahan Kemiri, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, Provinsi Jawa Tengah.
Kegiatan bakti sosial mahasiswa penerima beasiswa Pemerintah Kabupaten (Pemab) Kaimana tersebut dilaksanakan dalam rangka mempersiapkan Program Kebun Hatinya PKK RT 04 Kelurahan Kemiri untuk mewujudkan lingkungan yang bersih, hijau, asri, dan produktif.
Kegiatan tersebut juga dihadiri Hani S Sawasemariai, S.Sos, MPWK, perwakilan Direktorat Penjaringan Beasiswa dan CSR UKSW. Kehadiran perwakilan UKSW bersama mahasiswa menjadi bagian dari upaya membangun hubungan yang baik antara mahasiswa penerima beasiswa, perguruan tinggi, dan masyarakat di lingkungan tempat tinggal mahasiswa.
Ketua RT 04/RW 09 Kelurahan Kemiri Harun Sutopo berharap hubungan baik yang telah terjalin dapat terus dipelihara selama mahasiswa tinggal di lingkungan RT 04 RW 09, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga.
“Kami berterima kasih kepada adik-adik mahasiswa UKSW asal Kaimana karena telah ambil bagian dalam bakti sosial ini. Kami juga berharap selama tinggal di Keluragan Kemiri ikut berperan aktif dalam menjaga kebersihan, ketertiban, dan kenyamanan lingkungan serta berpartisipasi dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan,” ujar Harun Sutopo di Kota Salatiga, Jawa Tengah, Minggu (18/10).
Perwakilan mahasiswa UKSW asal Kaimana Zakharias mengatakan, kesempatan untuk terlibat dalam kegiatan kerja bakti bersama warga merupakan pengalaman yang berharga bagi mahasiswa. Penerimaan masyarakat setempat memberikan ruang bagi mahasiswa untuk berinteraksi, membangun hubungan kekeluargaan serta berpartisipasi dalam kegiatan sosial di lingkungan tempat mereka tinggal.
Dalam kegiatan kerja bakti, mahasiswa bersama warga bergotong royong membersihkan lingkungan, menata area kebun, dan mempersiapkan lahan yang akan digunakan untuk menanam berbagai jenis tanaman. Kegiatan ini sekaligus menunjukkan semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan melalui keterlibatan langsung dalam aktivitas sosial kemasyarakatan.
Program Kebun Hatinya PKK merupakan salah satu upaya pemberdayaan keluarga melalui pemanfaatan pekarangan dan lingkungan sekitar. Area kebun dapat dikembangkan untuk tanaman hias, tanaman obat keluarga, sayuran serta berbagai tanaman produktif sesuai dengan kondisi lahan. Melalui program ini, lingkungan permukiman diharapkan menjadi lebih tertata sekaligus memberikan manfaat bagi keluarga dan masyarakat.
Bagi mahasiswa penerima beasiswa Kabupaten Kaimana yang sedang menempuh pendidikan di UKSW, keterlibatan dalam kerja bakti menjadi kesempatan untuk belajar beradaptasi dan berinteraksi dengan masyarakat lintas daerah. Pengalaman tersebut juga memperkuat nilai gotong royong, solidaritas, tanggung jawab sosial, dan kepedulian terhadap pembangunan lingkungan.
“Partisipasi mahasiswa dalam kegiatan masyarakat merupakan bagian penting dari proses pendidikan di luar ruang kelas. Mahasiswa tidak hanya mengembangkan pengetahuan akademik, tetapi juga belajar menerapkan nilai-nilai sosial melalui tindakan nyata, termasuk menjaga kebersihan, mendukung pemberdayaan masyarakat, dan membangun hubungan harmonis dengan warga setempat,” kata Hani.
Melalui kerja bakti ini, warga RT 04 RW 09 Kemiri bersama mahasiswa dan perwakilan UKSW turut mendukung persiapan Kebun Hatinya PKK RT 04. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi awal dari pengelolaan kebun yang berkelanjutan serta mendorong partisipasi warga dalam menciptakan lingkungan yang sehat, nyaman, dan bermanfaat.
“Bakti sosial ini sekaligus menjadi gambaran bahwa mahasiswa UKSW penerima beasiswa Pemkab Kaimana tidak hanya hadir di Kota Salatiga untuk menempuh pendidikan tinggi, tetapi juga dapat mengambil bagian dalam kehidupan bermasyarakat, membangun persaudaraan, dan berkontribusi positif bagi lingkungan tempat mereka tinggal,” ujar Hani.
Gotong royong, kepedulian, dan kebersamaan menjadi langkah nyata dalam membangun lingkungan yang hijau serta mempererat hubungan antara mahasiswa, perguruan tinggi, dan masyarakat. (*)










