DAERAH  

Jenazah Korban Penembakan Tentara OPM di Jayawijaya Diterbangkan ke Sulawesi Selatan

Jenazah almarhum Aris Sanda saat tiba di Bandara Sentani sebelum diterbangkan ke Makassar, Sulawesi Selatan. Foto: Istimewa

SENTANI, ODIYAIWUU.com — Jenazah almarhum Aris Sanda, korban penyanderaan dan penembakan tentara Organisasi Papua Merdeka (OPM) kelompok Komando Daerah Pertahanan (Kodap) III Ndugama Darakma diterbangkan ke Bandara Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan melalui Bandara Internasional Sentani, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, Jumat (18/9).

Jenazah Aris Sanda sebelumnya diterbangkan dari Wamena, kota Kabupaten Jayawijaya, Papua Provinsi Pegunungan, menggunakan pesawat Cargo Trigana Air TGN-7362/PK-YSW dan tiba di Sentani. Jenazah kemudian diproses untuk melanjutkan penerbangan menuju Bandara Hasanuddin Makassar menggunakan pesawat Lion Air JT-797.

Kapolsek Kawasan Bandara Sentani Iptu Wajedi mengatakan, setelah tiba di Bandara Sentani, jenazah langsung dipindahkan dari pesawat menuju gudang cargo untuk menjalani proses transit sebelum diberangkatkan ke Makassar.

“Kami lakukan monitoring dan pengamanan untuk memastikan seluruh proses transit hingga pemberangkatan jenazah berjalan dengan aman dan tertib, mulai dari kedatangan sampai proses transit hingga pemberangkatan jenazah berjalan lancar,” ujar Wajedi di Wamena, Jayawijaya, Papua Pegunungan, Jumat (18/9).

Menurutnya, personel melakukan pemantauan pada setiap tahapan untuk memberikan pelayanan sekaligus memastikan proses pemulangan jenazah bersama keluarga berjalan dengan baik.

Jenazah selanjutnya diberangkatkan menggunakan pesawat Lion Air JT-797 dari Bandara menuju Makassar untuk kemudian dipulangkan kepada pihak keluarga.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Cahyo Sukarnito mengatakan, proses pemulangan jenazah merupakan bagian penting dalam memberikan pelayanan dan penghormatan kepada korban serta keluarga yang ditinggalkan.

“Polri turut memberikan perhatian terhadap proses pemulangan jenazah dan memastikan rangkaian perjalanan dapat berlangsung dengan aman. Kami juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan. Semoga keluarga diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini,” kata Cahyo.

Almarhum Aris Sanda diketahui merupakan warga Jalan Kogome, Kelurahan Kogimagi, Kecamatan Karubaga, Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan. Sejumlah anggota keluarga turut mendampingi proses pemulangan jenazah menuju Makassar.

Berdasarkan laporan yang diterima, peristiwa yang menimpa Aris Sanda terjadi pada 15 September 2026 di sekitar Danau Habema, Distrik Trikora, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.

Jenazah Aris Sanda selanjutnya direncanakan dimakamkan di Kampung Sadang, Kecamatan Tampabongan, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan.

Polri melalui personel di wilayah Bandara Sentani terus memastikan proses pelayanan dan pengamanan berjalan dengan baik serta menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif selama seluruh rangkaian pemulangan jenazah berlangsung. (*)