TIMIKA, ODIYAIWUU.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika, Senin (17/8) malam menggelar resepsi kenegaraan sebagai penutup seluruh rangkaian kegiatan dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di Graha Eme Neme Yau Ware, Timika, Provinsi Papua Tengah.
Acara resepsi kenegaraan dihadiri Bupati Mimika Johannes Rettob, Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Mimika, unsur instansi pemerintah dan swasta, tokoh masyarakat serta tamu undangan.
Bupati John Rettob dalam sambutannya mengatakan, kemerdekaan yang dinikmati masyarakat Indonesia saat ini tidak diperoleh dengan mudah. Kemerdekaan diperoleh melalui perjuangan panjang yang mengorbankan jiwa dan raga, air mata, darah, persatuan serta keberanian para pahlawan dan pendahulu bangsa.
“Di Kabupaten Mimika tugas kita sebagai generasi penerus bukan hanya mengenang perjuangan, tetapi lebih penting adalah menjaga, mempertahankan dan mengisi kemerdekaan dengan sebaik-baiknya,” ujar Rettob di Timika, Papua Tengah.
Selain itu, lanjut John, kemerdekaan harus dimaknai sebagai kesempatan untuk membangun kehidupan masyarakat yang lebih baik. Kesempatan tersebut semakin penting di tengah kondisi fiskal daerah yang menghadapi berbagai tantangan.
Menurutnya, pembangunan di Mimika tidak boleh hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi. Pemerintah daerah harus memastikan pembangunan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat.
“Pembangunan di Mimika tidak boleh diukur oleh infrastruktur semata, kita juga tidak lihat dari pertumbuhan ekonomi. Namun, yang paling penting pembangunan harus hadir dalam meningkatkan kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan, membuka lapangan pekerjaan, memberdayakan masyarakat, melindungi kelompok rentan serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” katanya.
John mengatakan, pembangunan infrastruktur tetap penting sebagai bagian dari kemajuan daerah. Namun, pembangunan tersebut harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia, pelayanan dasar, pemberdayaan masyarakat, dan penciptaan lapangan kerja.
Pemerintah diakui John memiliki tanggung jawab memastikan hasil pembangunan dapat dirasakan seluruh masyarakat, baik yang tinggal di wilayah perkotaan maupun kampung. “Pemerintah harus mampu menghadirkan keadilan, memperluas kesempatan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata John lebih lanjut.
John menambahkan, kemerdekaan bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk membangun daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Kemerdekaan bukan akhir dari perjuangan, melainkan awal dari tanggung jawab kita yang lebih besar,” tegasnya.
John juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan berbagai rangkaian kegiatan HUT ke-81 RI di Kabupaten Mimika.
Menurutnya, pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri dalam menjalankan pembangunan. Namun, diperlukan sinergi, kolaborasi, koordinasi dan kerja sama antara pemerintah daerah, TNI-Polri, DPRK, dunia usaha, para tokoh, pelaku usaha serta seluruh elemen masyarakat Mimika.
Ketua Panitia HUT ke-81 RI Pemkab Mimika Yohana Paliling menyampaikan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Mimika atas arahan, dukungan dan perhatian yang diberikan selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung.
Yohana juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membantu panitia dalam mempersiapkan dan melaksanakan berbagai agenda peringatan HUT ke-81 RI di Kabupaten Mimika.
“Atas nama panitia, kami mengucapkan terima kasih dan mohon maaf atas segala kekurangan yang terjadi selama pelaksanaan kegiatan,” ujar Yohana.
Resepsi kenegaraan tersebut sekaligus menjadi penanda berakhirnya seluruh rangkaian peringatan HUT ke-81 RI tingkat Kabupaten Mimika. Semangat kemerdekaan diharapkan terus diwujudkan melalui kerja bersama dan pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (*)










