DAERAH  

Pastor Paroki Katedral Tiga Raja Timika RD Amandus Rahadat Pr Terima Permintaan Maaf Pihak TNI

Pastor Paroki Gereja Katolik Katedral Tiga Raja Timika RD Amandus Rahadat Pr saat memimpin Misa di Katedral Tiga Raja Timika, Keuskupan Timika, Papua Tengah, Minggu (3/5). Pastor Amandus menegaskan sudah memaafkan para prajurit dan persoalannya sudah clear. Sumber foto: Screenshot Multimedia Tiga Raja Timika

TIMIKA, ODIYAIWUU.com — Pastor Paroki Gereja Katolik Katedral Tiga Raja Timika RD Amandus Rahadat Pr mengatakan, pihak gereja Katedral Tiga Raja menerima permintaan maaf dari TNI terkait peristiwa yang terjadi di lingkungan Pastoran Katedral Tiga Raja beberapa waktu lalu.

Pastor Amandus Rahadat menegaskan, proses penyelesaian telah dilakukan secara damai melalui pertemuan bersama di lingkungan keuskupan sebagai lokasi netral.

Peristiwa kehadiran sejumlah prajurit di Pastoran Paroki Katedral Tiga Raja Timika tidak saja menimbulkan reaksi dari umat Paroki Katedral Timika. Umat dari berbagai wilayah di Indonesia juga bereaksi atas peristiwa tersebut.

Menurutnya, peristiwa bermula saat sejumlah prajurit TNI-AD datang ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan di Pastoran Katedral Tiga Raja Timika jelang kunjungan kerja Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Papua Tengah, termasuk Mimika beberapa waktu lalu.

Peristiwa yang menimbulkan reaksi beragam umat Katolik dan melelahkan. Karena itu, Pastor Amandus berharap agar sesudah pengumumannya pada Misa Minggu (3/5) persoalan menjadi clear, jelas bagi umat dan semua pihak.

“Prajuritnya sudah mengaku bahwa mereka salah dan mereka sudah minta maaf. Dan gereja sudah memaafkan. Semoga Tuhan memberkati kita semua, memberkati kompleks ini. Semoga kita semua aman-aman saja. Amin,” kata Pastor Amandus dalam kotbahnya di Gereja Katedral Tiga Raja Timika, Papua Tengah, Minggu (3/5). (*)