Mulai Hari Ini Pemkab Dogiyai Buka Pendaftaran Program Beasiswa Afirmasi dan Beasiswa Aimin

Pemerintah Kabupaten Dogiyai melalui Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga mulai membuka kesempatan bagi siswa mendaftarkan diri untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi melalui sosialisasi sekaligus pendaftaran Program Beasiswa Afirmasi dan Program Beasiswa Aimin di Mowanemani, Papua Tengah, Selasa (17/3). Foto: Istimewa

MOWANEMANI, ODIYAIWUU.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dogiyai melalui Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga mulai Selasa (17/3) membuka kesempatan bagi siswa mendaftarkan diri untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi melalui sosialisasi sekaligus pendaftaran Program Beasiswa Afirmasi dan Program Beasiswa Aimin.

Kepala Bidang Pendidikan Sekolah Dasar, Menengah Pertama, dan Menengah Atas Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Dogiyai Benediktus Goo menjelaskan, detail dua program beasiswa yang diselenggarakan Pemkab Dogiyai.

Menurut Benediktus, program pertama yaitu Beasiswa Afirmasi, yang bertujuan memberikan dukungan biaya pendidikan kuliah bagi siswa asal Dogiyai. Kedua, Program Beasiswa Aimin, merupakan program baru, yang mencakup seluruh biaya asrama mahasiswa nusantara berlokasi di Surabaya, Provinsi Jawa Timur.

“Program Aimin ini dirancang untuk memastikan calon mahasiswa dari Dogiyai dapat fokus pada studi tanpa beban biaya akomodasi,” ujar Benediktus di Mowanemani, Dogiyai, Papua Tengah, Selasa (17/3).

Benediktus menambahkan, mulai Selasa (17/3) Pemkab Dogiyai mulai membuka pendaftaran meski jadwal pendaftaran secara resmi sudah ditetapkan mulai berlaku Jumat (27/2).

“Keterlambatan pelaksanaan sebelumnya disebabkan oleh kesibukan di lingkungan Dinas Pendidikan Dogiyai. Namun, saat ini kami siap melayani seluruh pendaftaran,” kata Benediktus lebih lanjut.

Batas akhir pendaftaran, lanjut Benediktus, ditetapkan pada Jumat (22/5) sehingga memberikan waktu yang cukup bagi para calon untuk menyiapkan berkas yang diperlukan.

Tim dari Bidang SD, SMP, dan SMA/SMK Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Dogiyai telah dibentuk dengan pembagian tugas jelas. Satu tim menangani penerimaan berkas dan tim lainnya meninput data ke dalam sistem. “Pendaftaran dibatasi hingga 100 orang, namun ini bukan kuota penerimaan,” ujar Benediktus.

Jumlah siswa yang diterima, kata Benediktus, akan ditentukan masing-masing perguruan tinggi yang dipilih oleh calon mahasiswa sesuai dengan kebijakan masing-masing kampus.

Benediktus mengajak para siswa Dogiyai yang berminat untuk segera mengikuti sosialisasi dan membawa berkas pendaftaran yang diperlukan.

“Tim kami siap membantu proses pendaftaran hingga selesai, memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku agar siswa mendapatkan kesempatan yang layak,” ujar Benediktus.

Benediktus menambahkan, formulir dan persyaratan pendaftaran telah dititipkan di tempat fotokopi sekitar Terminal Mowanemani. “Formulir sudah dititip di tempat fotocopy di Terminal Mowanemani. Persyaratan pendaftaran meliputi NISN (Nomor Induk Siswa Nasional), NIK (Nomor Induk Kependudukan), dan NPSN (Nomor Pokok Sekolah Nasional),” kata Benediktus. (*)