NABIRE, ODIYAIWUU.com — Uskup Keuskupan Timika Mgr Dr Bernardus Bofitwos Baru OSA, Minggu (22/3) mengingatkan umat Katolik tentang arti penting katekese yang berorientasi pada kehidupan kekal merujuk pesan mendiang Paus Benediktus XIV.
Uskup Bernardus mengatakan, katekese atau pembinaan iman Katolik tidak boleh hanya berfokus pada aspek duniawi, tetapi harus mengarahkan umat pada keselamatan abadi.
“Katekese harus menuntun umat pada kehidupan kekal, bukan hanya berhenti pada hal-hal duniawi,” ujar Uskup Bernardus mengutip antaranews.com saat memimpin Misa Krisma di Paroki Kristus Sahabat Kita (KSK) Nabire, Papua Tengah, Minggu (22/3).
Mgr Bernardus, Uskup dari Ordo Santo Agustinus (OSA) dan putra asli Papua kelahiran 22 Agustus 1969 di Dusun Bokraby (Bakrabi), Distrik Mare, Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya, menjelaskan, iman Katolik harus dihidupi secara utuh melalui pemahaman ajaran gereja yang benar serta diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
Pentingnya umat Khatolik menjaga keseimbangan tiga dimensi kehidupan manusia, yakni fisik, sosial, dan spiritual, dalam setiap aspek kehidupan untuk membangun relasi yang mendalam dengan Tuhan
“Ketiga dimensi tersebut saling berkaitan dan tidak dapat dipisahkan. Kehidupan rohani yang kuat harus ditopang oleh kondisi fisik yang sehat serta hubungan sosial yang baik,” kata Uskup Bernardus, doktor bidang Misiologi lulusan Universitas Kepausan Urbanum Roma tahun 2017.
Menurutnya, umat Katolik perlu menyadari bahwa iman tidak hanya dijalani untuk kehidupan duniawi, tetapi juga sebagai jalan menuju kehidupan kekal, sebagaimana ditekankan dalam ajaran gereja.
“Katekese harus mengarahkan umat pada kehidupan kekal, bukan hanya berhenti pada urusan dunia,” ujar Uskup Bernardus, mantan Ketua dan Dosen Sekolah Tinggi Filsafat dan Teologi (STFT) Fajar Timur, Abepura, Papua.
Uskup Bernardus berharap melalui Sakramen Krisma, umat khususnya generasi muda semakin dewasa dalam iman, mampu menghidupi nilai-nilai Kristiani, serta menjadi saksi kasih di tengah masyarakat.
“Orang muda harus menjadi terang dan garam dunia, membawa damai dan harapan,” kata Uskup Bernardus yang ditahbiskan Nuntius Apostolik atau Duta Besar Takhta Suci Vatikan untuk Indonesia Mgr Piero Pioppo di Gereja Katedral Tiga Raja, Timika, kota Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Rabu (14/5 2025) yang mengambil motto tahbisan, Ego Sum Ostium (Akulah Pintu).
Ketua Dewan Paroki KSK Nabire Yohanes Renyaan menjelaskan, Uskup Bernardus melaksanakan rangkaian agenda pelayanan pastoral, khususnya pemberian Sakramen Krisma di tiga paroki yaitu Paroki Kristus Sahabat Kita (KSK), Paroki Santo Antonius Padua dan Paroki Santo Yosep Nabire Barat.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya dalam memperkuat katekese umat serta mempererat hubungan antara gembala dan umat di wilayah Keuskupan Timika.
Sebanyak 106 pemuda, Minggu (22/3) menerima Sakramen Krisma yang dipimpin Uskup Keuskupan Timika Mgr Bernardus.
Pastor Paroki KSK Nabire Yohanes Adriyanto Dwi Mulyono, SJ mengatakan, para penerima sakramen tidak hanya berasal dari Paroki KSK, tetapi juga dari Paroki Kristus Raja, dan Paroki St. Antonius Padua Bumi Wonorejo.
“Sebanyak 106 orang menerima Sakramen Krisma, yang berasal dari Paroki KSK serta sebagian dari Paroki KR dan Paroki Santo Antonius Padua Bumi Wonorejo,” ujar Uskup Bernardus. (*)










