JAKARTA, ODIYAIWUU.com — Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah XVII/Cenderawasih Ny Ina Febriel Buyung Sikumbang, Minggu (9/5) tampil membawakan busana dengan sinergi apik antara wastra batik motif khas Papua, perhiasan mutiara dan tas noken autentik.
Kartika Expo 2026 diselenggarakan Persit Kartika Chandra Kirana menampilan fashion show bertajuk Karina Nusantara saat berlangsung Kartika Expo di Balai Kartini, Jakarta, Kamis-Minggu (7-9/5).
Karya dari anggota Persit Daerah Cenderawasih membawakan narasi alam Cenderawasih yang dituangkan dalam helai kain batik dengan motif khas Papua yang berkarakter kuat.
Kehadiran aksesoris mutiara dan batu Pyrite yang berkilau serta tas noken yang dikemas secara modern memberikan dimensi baru pada fashion show di kegiatan Persit Bis. Dalam fashion show tersebut menunjukkan bahwa produk lokal mampu bertransformasi menjadi tren high-fashion yang berkelas.
Ny Ina Febriel Buyung Sikumbang tampak anggun membawakan busana yang memadukan siluet modern dengan sentuhan tradisional, di mana setiap keping perhiasan yang dikenakan mempertegas kesan eksklusif dari busana tersebut.
Tas noken yang merupakan warisan budaya tak benda dari Papua juga mencuri perhatian karena berhasil tampil serasi sebagai pelengkap gaya busana yang elegan.
Perpaduan ini tidak hanya menonjolkan aspek estetika semata, tetapi juga menjadi bukti nyata akan keahlian dan karya Persit Daerah Cenderawasih dalam menciptakan produk memiliki nilai seni tinggi sekaligus relevan dengan kebutuhan gaya hidup.
Ajang peragaan busana dalam Kartika Expo 2026 diharapkan menjadi katalisator bagi promosi produk khas daerah agar semakin dikenal secara luas di tingkat nasional.
Dukungan dari para penikmat mode terhadap karya batik, mutiara, dan noken ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat posisi UMKM Papua di industri kreatif global.
Dengan menjaga konsistensi kualitas dan terus berinovasi dalam desain, mahakarya dari timur Indonesia ini optimis akan terus menjadi simbol kemewahan nusantara. (*)










