Pelatihan Jurnalistik dan Komputer untuk Generasi Muda Orang Asli Papua Suku Amungme dan Kamoro

Suasana pelatihan jurnalistik dan komputer bagi orang asli Papua khususnya generasi muda suku Amungme dan Kamoro di Sekretariat Perkumpulan Penggerak Aspirasi Masyarakat Minoritas Indonesia Maju (2PAM3) Mimika, Papua Tengah. Foto: Istimewa

TIMIKA, ODIYAIWUU.com — Perkumpulan Penggerak Aspirasi Masyarakat Minoritas Indonesia Maju (2PAM3) Mimika, Senin-Sabtu, 1-13/6) menggelar pelatihan jurnalistik dan komputer bagi orang asli Papua (OAP), khususnya generasi muda suku Amungme dan Kamoro, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah.

Kegiatan yang berlangsung di Sekretariat 2PAM3 Mimika mengusung tema Membangun Wartawan Papua yang Profesional, Beretika, dan Berdaya Saing.

Melalui pelatihan tersebut, pihak penyelenggara berupaya meningkatkan kapasitas generasi muda Papua di bidang jurnalistik, teknologi informasi, dan literasi digital sebagai bekal menghadapi perkembangan dunia media yang semakin dinamis.

Peserta tidak hanya mendapatkan materi dasar jurnalistik dan pengoperasian komputer, tetapi juga dibekali pemahaman mengenai etika pers, hukum media, literasi digital, teknik penulisan berita, hingga produksi konten multimedia.

Ketua Perkumpulan Penggerak Aspirasi Masyarakat Minoritas Indonesia Maju Mimika Toni Rahabav mengatakan, program pelatihan tersebut merupakan langkah strategis untuk mencetak jurnalis lokal yang mampu mengangkat berbagai isu di Papua secara profesional, berimbang, dan bertanggung jawab.

Menurut Toni, pelatihan memiliki dua tujuan utama, yakni mencetak wartawan orang asli Papua yang profesional dan berintegritas serta meningkatkan kemampuan peserta dalam menulis berita sesuai kaidah jurnalistik.

“Melalui program yang terarah dan berkelanjutan ini, kami berharap kualitas pemberitaan lokal di Papua semakin meningkat. Selain itu, pelatihan ini juga membuka ruang bagi generasi muda Papua untuk terlibat aktif dalam dunia media dan publikasi informasi,” ujar Toni di Timika, kota Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Selasa (9/6).

Toni berharap agar ke depan lahir jurnalis muda suku Amungme dan Kamoro yang mampu bersaing di tingkat nasional serta menjadi penyampai informasi yang kritis, edukatif, dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Generasi muda Papua harus mampu menjadi corong informasi yang sehat, profesional, dan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah,” ujar Toni lebih lanjut. (*)