DAERAH  

Kapolres Jayapura Hadiri Minggu Kasih di Gereja Martin Luther Sentani, Ajak Jemaat Jaga Kamtibmas

Kepala Kepolisian Resor Jayapura AKBP Dionisius Vox Dei Paron Helan, SIK, MH, M.Tr.Mil Bersama jemaat usai menghadiri kegiatan Minggu Kasih di Gereja Martin Luther Sentani, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, Minggu (18/10). Foto: Istimewa

SENTANI, ODIYAIWUU.com — Kepala Kepolisian Resor Jayapura AKBP Dionisius Vox Dei Paron Helan, SIK, MH, M.Tr.Mil, Minggu (18/10) menghadiri kegiatan Minggu Kasih di Gereja Martin Luther Sentani, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua.

Minggu Kasih menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi antara Polri dan masyarakat, sekaligus menyampaikan imbauan keamanan dan ketertiban masyarakat kepada jemaat.

Kapolres Vox Dei dalam kesempatan tersebut mengajak jemaat untuk terus menjaga kerukunan, memperkuat rasa persaudaraan serta berperan aktif dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di lingkungan masing-masing.

“Saya mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, khususnya berita bohong atau hoaks yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman dan mengganggu keharmonisan di tengah masyarakat,” ujar Vox Dei di Jayapura, Papua, Minggu (18/10).

Selain itu, masyarakat juga diharapkan memastikan kebenaran informasi sebelum menyebarkannya serta bijak dalam menggunakan media sosial.

“Saya juga mengingatkan untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, menghindari tindakan yang melanggar hukum serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya potensi gangguan keamanan maupun tindak pidana,” kata Vox Dei.

Melalui kegiatan Minggu Kasih ini, Vox Dei berharap terjalin komunikasi yang semakin baik antara kepolisian, tokoh agama, dan masyarakat. Sinergi tersebut dinilai penting untuk membangun kepercayaan serta menciptakan lingkungan yang damai, aman, dan harmonis.

Kegiatan Minggu Kasih juga menjadi wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat yang siap mendengarkan aspirasi, menerima masukan, dan mencari solusi bersama terhadap berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan sekitar. (*)