Gelar Tabligh Akbar Bersama Habib Husein Ja’far, Bupati Mimika John Rettob Ajak Warga Jaga Harmoni

Bupati Kabupaten Mimika Johannes Rettob (kiri) saat menghadiri Tabligh Akbar bersama Habib Husein Ja’far Al Hadar (tengah) di Gedung Eme Neme Yauware, Timika, kota Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Kamis (15/10). Tabligh Akbar dilaksanakan dalam rangkaian peringatan HUT ke-30 Kabupaten Mimika Tahun 2026. Foto: Istimewa

TIMIKA, ODIYAIWUU.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika, Kamis (15/10) menggelar Tabligh Akbar bersama pendakwah Habib Husein Ja’far Al Hadar (Habib Ja’far) di Gedung Eme Neme Yauware, Timika, Papua Tengah.

Kegiatan religi yang menghadirkan Habib Ja’far, penulis, dan kreator konten terkenal Indonesia tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-30 Kabupaten Mimika tahun 2026. Tabligh Akbar mengusung tema Menjalin Harmoni dalam Keberagaman, Membangun Mimika yang Beriman.

Tema ini menekankan pentingnya menjaga kerukunan dan memperkuat persatuan masyarakat di tengah keberagaman suku, agama, dan budaya di Kabupaten Mimika.

Bupati Mimika Johannes Rettob dalam sambutannya mengatakan, Tabligh Akbar menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai keimanan, kedamaian, dan kesejahteraan masyarakat, sekaligus mempererat kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.

Menurut John Rettob, Pemkab Mimika terus berupaya menjadikan Mimika sebagai rumah bersama bagi seluruh masyarakat, tanpa membedakan latar belakang suku, agama, maupun budaya.

“Bagaimana kita bisa menjadikan tempat ini sebagai rumah bagi semua orang. Kita harus membuat Mimika menjadi rumah kita bersama,” ujar John Rettob lebih lanjut.

John Rettob menambahkan, keberagaman yang dimiliki Kabupaten Mimika merupakan modal penting dalam mendukung pembangunan daerah. Karena itu, seluruh elemen masyarakat diharapkan terus menjaga keharmonisan, memperkuat persatuan, serta membangun kehidupan yang rukun dan damai.

John Rettob menegaskan, pemerintah daerah akan terus mendorong berbagai kegiatan yang mendukung terciptanya kerukunan di tengah keberagaman masyarakat Mimika. Ia juga berharap para undangan dapat menyimak tausiah yang disampaikan Habib Ja’far dengan baik.

Pesan-pesan yang disampaikan diharapkan tidak hanya menjadi bahan renungan, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan tersebut, kata John Rettob, masyarakat diharapkan semakin memperkuat nilai toleransi, menjaga kerukunan antarumat beragama, dan bersama-sama mewujudkan Mimika yang harmonis. (*)