Pemprov Papua Pegunungan Sosialisasi Budaya Baca dan Literasi pada Sekolah dan Masyarakat

Asisten III Setda Provinsi Papua Pegunungan Lukas Kosai saat membuka secara resmi kegiatan Sosialisasi Budaya Baca dan Literasi serta Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Tenaga Perpustakaan dan Pustakawan Tahun 2026 di Wamena, Jayawijaya, Rabu (30/9). Foto: Istimewa

WAMENA, ODIYAIWUU.com — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan, Rabu (30/9) secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi Budaya Baca dan Literasi serta Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Tenaga Perpustakaan dan Pustakawan Tahun 2026 di Wamena, Jayawijaya.

Kegiatan strategis ini menyasar satuan pendidikan tingkat menengah, pendidikan khusus, hingga elemen masyarakat guna memperkuat fondasi literasi dan kualitas layanan perpustakaan di wilayah Papua Pegunungan.

Asisten III Setda Papua Pegunungan Lukas Kosai menegaskan pentingnya literasi sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia (SDM). Lukas berharap agar seluruh peserta dapat memanfaatkan momentum tersebut guna meningkatkan pemahaman serta menjadikan perpustakaan sebagai pusat belajar yang berkualitas.

“Melalui kegiatan ini, saya berharap para peserta tidak hanya berhenti pada peningkatan pengetahuan pribadi, tetapi juga mampu menerapkannya di sekolah, tempat kerja, dan lingkungan masing-masing. Jadilah penggerak budaya literasi di tengah masyarakat,” ujar Lukas di Wamena, Jayawijaya, Papua Pegunungan, Rabu (30/9).

Lukas juga menyampaikan apresiasi kepada para tenaga perpustakaan, pendidik serta Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) yang telah memberikan dukungan penuh, termasuk menghadirkan narasumber dan berbagi pengalaman di Papua Pegunungan.

“Apresiasi setinggi-tingginya kepada Perpusnas RI serta seluruh pihak yang terus berperan aktif membangun budaya baca di daerah kita. Kepada peserta, ikutilah kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, aktif berdiskusi, dan manfaatkan kesempatan ini untuk membangun jejaring kerja sama,” kata Lukas.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Papua Pegunungan sekaligus Ketua Panitia Anthony M Mirin dalam laporannya menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Papua Pegunungan atas perhatian dan dukungan penuh terhadap terselenggaranya kegiatan ini.

Anthony menjelaskan, maksud dan tujuan kegiatan ini adalah untuk menyamakan persepsi, meningkatkan pemahaman, serta mendorong tumbuhnya budaya membaca di kalangan peserta didik dan masyarakat luas.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kita dalam meningkatkan kualitas pembinaan dan pengembangan perpustakaan. Harapannya, perpustakaan di Papua Pegunungan mampu memberikan pelayanan yang lebih baik, relevan, dan berkualitas kepada masyarakat,” ujar Anthony.

Anthony menambahkan, peserta kegiatan terdiri dari perwakilan sekolah menengah, pendidikan khusus, unsur masyarakat, serta pemangku kepentingan terkait. Pelaksanaan kegiatan ini didukung oleh DPA Dinas Kearsipan dan Perpustakaan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku, dengan menghadirkan narasumber berkompeten di bidang literasi.

“Semoga kegiatan ini memberi manfaat nyata, memperkuat budaya membaca, serta mendukung kemajuan pembangunan sumber daya manusia di Provinsi Papua Pegunungan,” kata Anthony. (*)