ABOYAGA, ODIYAIWUU.com — Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Dr Suharyanto, S.Sos, MM beserta jajarannya diminta membantu warga yang menderita kelaparan di beberapa kampung (desa) di tapal batas Provinsi Papua Tengah dan Provinsi Papua Barat.
Tokoh masyarakat Mapia Barat Simon Tebai meminta bantuan Kepala BNPB beserta jajarannya segera memberikan bantuan kepada warga di sejumlah kampung di Distrik Mapia Barat maupun Distrik Piyaiye, Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah akibat dilanda cuaca ekstrim dua bulan belakangan.
“Masyarakat di kampung-kampung sudah kelaparan. Kami memohon bantuan Bapak Kepala BNPB beserta jajarannya agar segera mengirim logistik. Akses ke kampung-kampung terdampak dari Aboyaga, ibu kota Distrik Mapia Barat maupun dari Manowari, kota Provinsi Papua Barat tidak ada,” kata Simon Tebai di Aboyaga, Mapia Barat, Papua Tengah, Rabu (9/9).
Simon juga meminta agar BNPB maupun kementerian dan lembaga serta pihak-pihak terkait segera membantu masyarakat yang terdampak cuaca ekstrim atau mengalami masalah yang sama di daerah lain seperti di Kabupaten Puncak, Tolikara, dan Lani Jaya, dan lain-lain. Pasalnya, kampung-kampung di Mapia Barat dan Piyaiye juga sedang menderita akibat cuaca ekstrim dua bulan belakangan.
Kepala Distrik (Camat) Mapia Barat Paulus Tebai, S.Pd mengatakan, Pemerintah Kecamatan Mapia Barat, Selasa (8/9) menyalurkan bantuan beras kepada masyarakat terdampak cuaca ekstrik di Kampung Toubaikebo dan Kampung Maikotu, Distrik Mapia Barat.
“Saya bersama tim terjun langsung melakukan penyaluran bantuan beras tersebut dilakukan melalui ujung jalan Timepa dan selanjutnya diserahkan kepada masyarakat penerima bantuan dari kedua kampung ini,” kata Paulus Tebai di Mapia Barat, Dogiyai, Papua Tengah, Rabu (9/9).
Menurut Paulus, pegiatan penyaluran emergency itu berjalan dengan baik, aman, dan lancar. Bantuan beras ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat serta meringankan beban ekonomi keluarga penerima manfaat. (*)










