JAYAPURA, ODIYAIWUU.com — Kantor Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Republik Indonesia Perwakilan Papua, Rabu (9/9) sekitar pukul 10.15 WIT diteror dengan lemparan bom molotov oleh orang tak di kenal (OTK).
Usai beraksi melemparkan bom molotov ke Kantor Komnas HAM Papua, terduga pelaku langsung melarikan diri.
“Tadi sekitar pukul 10.15 WIT, Kantor Komnas HAM Papua dilempar bom molotov oleh seseorang dan setelah itu langsung melarikan diri,” ujar Ketua Komnas HAM RI Perwakilan Papua Frits Ramandey kepada wartawan di Jayapura, Papua, Rabu (9/9).
Menurut Frits, bom molotov yang terbuat dari botol tersebut berisi bensin dan dipasang sumbu. Bom dilempar orang tak dikenal ke arah sepeda motor yang sementara terparkir di halaman Kantor Komnas HAM Papua.
“Dari pengamatan kita bom ini sengaja dilempar ke arah motor yang terparkir di depan kantor dengan maksud agar motor-motor ini terbakar dan kemudian merembet ke arah kantor,” kata Frits lebih lanjut.
Frits menambahkan, teror bom molotov tersebut adalah sebuah kejahatan serius sehingga ia meminta agar kepolisian bisa mengungkap kasus tersebut.
“Teror ini adalah sebuah kejahatan serius sehingga polisi harus bisa mengungkap pelaku karena kejadian terjadi di siang hari,” ujar Frits.
Frits mengaku sudah membuat laporan polisi untuk diungkap motif di balik aksi teror maupun pelakunya. Pihaknya berharap agar kasus ini tersebut bisa diungkap oleh kepolisian agar memutus rantai kejahatan teror bom terhadap pekerja HAM di Papua.
“Harapan kita kasus ini bisa diungkap agar memutus teror terhadap pekerja HAM di Papua,” kata Frits. (*)










