JAYAPURA, ODIYAIWUU.com — Panglima Komando Daerah (Kodam) XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang, SH, MM, Jumat (28/8) meninjau sejumlah sasaran pembangunan Jembatan Garuda di wilayah Distrik Nimboran dan Nimbokrang, Kabupaten Jayapura, Papua.
Peninjauan dilakukan untuk melihat langsung perkembangan pembangunan sekaligus memastikan infrastruktur tersebut memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Febriel bersama rombongan dalam kunjungan tersebut meninjau langsung Jembatan Garuda di Kampung Nimbokran, Kampung Nimbokran 1, Kampung Meyu hingga Kampung Genyem.
Di Kampung Genyem, Febriel juga melakukan pengguntingan pita serta menyerahkan peralatan olahraga dan seragam sekolah kepada masyarakat dan anak-anak setempat.
Pembangunan jembatan menjadi bagian dari program pembangunan infrastruktur di wilayah Papua yang diarahkan untuk membuka akses transportasi, memperlancar mobilitas warga, serta menghubungkan masyarakat dengan fasilitas pendidikan, kesehatan dan perekonomian.
Febriel dalam kesempatan tersebut menjelaskan, pembangunan infrastruktur berjalan secara bertahap di sejumlah wilayah Papua, Papua Tengah dan Papua Pegunungan.
Selain jembatan, program pembangunan juga mencakup penyediaan air bersih melalui sumur bor, pembangunan MCK, rehabilitasi rumah tidak layak huni, penyediaan listrik, pembangunan koperasi desa serta revitalisasi sekolah.
“Berbagai program pembangunan ini diharapkan memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat, terutama dalam meningkatkan akses transportasi, pendidikan, kesehatan, air bersih, sanitasi, listrik, perekonomian, dan kualitas kehidupan masyarakat di Papua,” ujar Febriel.
Febriel menegaskan, pembangunan infrastruktur tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik tetapi harus memberikan dampak langsung terhadap kehidupan masyarakat.
Karena itu, lanjutnya, keberadaan jembatan diharapkan mampu memperlancar aktivitas warga sekaligus membuka akses menuju berbagai fasilitas yang dibutuhkan masyarakat.
“Pembangunan dilakukan bersamaan dengan berbagai kegiatan nonfisik seperti pengobatan massal, sunatan massal, pembagian sembako, penyediaan sarana olahraga, pembagian kitab suci dan seragam sekolah hingga kegiatan bersama masyarakat dengan mengangkat budaya lokal,” katanya.
Pendekatan tersebut, ujar Febriel, menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat sekaligus memastikan pembangunan berjalan selaras dengan kebutuhan warga di wilayah penugasan.
Menurutnya, peninjauan langsung ke sejumlah sasaran penting untuk memastikan pelaksanaan program pembangunan terus berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“TNI AD melalui jajaran Kodam Cenderawasih berkomitmen mendukung pembangunan di Papua sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui kehadiran yang nyata di tengah masyarakat,” ujar Febriel. (*)










