BRIDA Kabupaten Mimika Siapkan Terobosan Daerah ke Tingkat Nasional, 67 Inovator Ikut Kompetisi

Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Mimika Darius Sabon Rain mendampingi Bupati Mimika Johannes Rettob saat menyerahkan piala bergilir kepada para pemenang Lomba Inovasi Daerah: Mimika Innovation Week 2026 di halaman Gedung Eme Neme Yauware, Timika, Papua Tengah, Selasa (18/8). Foto: Istimewa

TIMIKA, ODIYAIWUU.com — Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Mimika, Selasa (18/8) resmi mengumumkan para pemenang Mimika Innovation Week 2026, sebuah ajang yang dirancang guna mendorong lahirnya berbagai inovasi dalam mendukung pembangunan daerah.

Pengumuman pemenang digelar di halaman Gedung Eme Neme Yaware, Timika, bertepatan dengan rangkaian Panggung Hiburan Rakyat dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kepala BRIDA Mimika Darius Sabon Rain dalam kesempatan tersebut mengatakan, penyelenggaraan kompetisi tersebut merupakan salah satu langkah awal BRIDA dalam membangun budaya riset dan inovasi di lingkungan pemerintahan maupun institusi lainnya.

Menurut Darius, BRIDA merupakan organisasi perangkat daerah yang relatif baru. Lembaga tersebut dibentuk melalui Peraturan Daerah Kabupaten Mimika pada 2025 dan mulai menjalankan struktur kelembagaannya setelah pelantikan pada Maret 2026.

“BRIDA masih sangat muda, belum berusia satu tahun. Sebelumnya, fungsi ini merupakan bagian dari Bappeda,” ujar Darius di Timika, kota Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Rabu (19/8).

Darius menjelaskan, pembentukan BRIDA sebagai perangkat daerah tersendiri diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan riset sekaligus mempercepat penerapan inovasi untuk menjawab kebutuhan pembangunan di Kabupaten Mimika.

BRIDA, katanya, tidak hanya berfungsi sebagai fasilitator penelitian tetapi juga berperan dalam mengoordinasikan berbagai agenda riset dan inovasi agar dapat berjalan secara terintegrasi.

“Riset yang berkaitan dengan pembangunan daerah akan kami fasilitasi. Di sisi lain, BRIDA juga berperan sebagai orkestrator inovasi daerah,” kata Darius lebih lanjut.

Darius mengatakan, Mimika Innovation Week 2026 menjadi wadah untuk menjaring berbagai gagasan inovatif yang lahir dari organisasi perangkat daerah (OPD), institusi pemerintah maupun peserta dari instansi lainnya.

Inovasi terbaik dari ajang tersebut selanjutnya akan mendapatkan pendampingan BRIDA untuk dipersiapkan mengikuti kompetisi inovasi tingkat nasional melalui Innovative Government Award (IGA) yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri.

BRIDA Mimika, katanya, telah melakukan komunikasi dengan pemerintah pusat terkait persiapan keikutsertaan Kabupaten Mimika dalam ajang tersebut.

“Kami sedang melengkapi berbagai persyaratan dan mempersiapkan para pemenang agar dapat mengikuti kompetisi tingkat nasional,” kata Darius.

Selain menghasilkan inovasi baru, BRIDA juga diarahkan untuk memastikan kegiatan riset memberikan dampak langsung terhadap kebijakan dan program pembangunan.

Darius menambahkan, hasil penelitian tidak boleh berhenti sebagai laporan atau dokumen administratif, melainkan harus menjadi dasar bagi OPD dalam menyusun dan melaksanakan program.

“Riset harus memberikan manfaat nyata. Hasilnya akan kami rekomendasikan kepada OPD teknis agar dapat menjadi bagian dari program dan kegiatan pembangunan,” ujar Darius.

Dengan pendekatan tersebut, BRIDA mendorong agar kebijakan pemerintah daerah ke depan semakin berbasis data, kajian ilmiah, dan kebutuhan nyata masyarakat.

Antusiasme terhadap Mimika Innovation Week 2026 tercatat cukup tinggi. Pada tahap pendaftaran, sebanyak 67 peserta dan institusi turut berpartisipasi dalam kompetisi tersebut. Peserta tidak hanya berasal dari lingkungan OPD, tetapi juga melibatkan sejumlah instansi vertikal.

Setelah melalui tahapan seleksi, peserta terbaik kemudian ditetapkan dalam tiga besar pada masing-masing dari lima kategori yang diperlombakan.

Darius menyebut capaian tersebut menunjukkan meningkatnya perhatian terhadap inovasi sebagai bagian penting dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah.

Ia juga menjelaskan mekanisme penghargaan bagi para pemenang. Hadiah yang diberikan tidak dimaksudkan sebagai uang tunai yang dapat digunakan secara bebas oleh penerima.

Sebaliknya, dukungan tersebut diarahkan untuk membiayai pengembangan program inovasi pada OPD atau institusi masing-masing pemenang pada tahun anggaran 2027.

“Hadiah bukan untuk dibagi-bagikan atau diterima sebagai uang tunai. Anggarannya diarahkan untuk mendukung program dan kegiatan inovasi pada 2027,” kata Darius.

Melalui Mimika Innovation Week 2026, BRIDA berharap ekosistem inovasi di Kabupaten Mimika terus berkembang dan mampu menghasilkan berbagai terobosan yang tidak hanya mendapat pengakuan di tingkat daerah, tetapi juga mampu bersaing di tingkat nasional.

Kategori: Inovasi Pelayanan Publik

Juara:

1. PATEN GUNUNG MESIR Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Rp 200.000.000

2. SA ANTAR KO (Sistem Layanan Antar Pulang Pasien Rawat Inap Orang Asli Papua) RSUD Kabupaten Mimika   Rp 150.000.000

3. Sicantik Mimika Dinas Perikanan Rp 100.000.000

 

Kategori: Inovasi Tata Kelola Pemerintahan

Juara:

1. Aplikasi Elektronik Pelaporan Informasi Transportasi Angkutan Perintis (E-PINTAS MIMIKA) Dinas Perhubungan Rp 200.000.000

2. SIASIK (Sistem Informasi Aset & Logistik) RSUD Kabupaten Mimika Rp 150.000.000

3. Laboratorium Gerakan Sadar Tertib Arsip (LAB GARATSI) Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Rp 100.000.000

 

Kategori: Inovasi Pelayanan Kesehatan Masyarakat

 

Juara:

1. LINDA (Layanan Informasi dan Dampingan Keluarga) BLUD PKM Timika Rp 200.000.000

2. SABAR (SApa BAlita di Rumah) BLUD PKM Wania Rp 150.000.000

3. GERCEP ANJEILI BAHAGIA (Gerak Cepat Antar Jemput Bayi Lahir Ibu Bahagia)   BLUD PKM Mapurujaya Rp 100.000.000

 

Kategori: Inovasi Tingkat Satuan Pendidikan

Juara

1. PAPEDA PROKSI (Perencanaan Pelaksanaan “Day Noken Promosi dan Refleksi”) SD Inpres Koperapoka 1            Rp 200.000.000

2. BAUWA (Membaca, Meluaskan Wawasan dan Pengetahuan)  SD Sentra Pendidikan Rp 150.000.000

3. ADISPENSEL (Asesmen Digital SMPN 9) SMP Negeri 9 Rp 100.000.000

 

Kategori: Perangkat Daerah Terinovatif

Juara

1. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Mimika Rp 100.000.000 (*)