Pemimpin Umat Katolik Sedunia Paus Leo XIV Sampaikan Duka bagi Korban Gempa Pulau Flores

Pemimpin umat Katolik sedunia Paus Leo XIV (kiri) Uskup Keuskupan Agung Ende Mgr Dr Paulus Budi Kleden, SVD (kanan). Foto: Istimewa

VATIKAN, ODIYAIWUU.com — Pemimpin umat Katolik sedunia Paus Leo XIV menyampaikan belasungkawa setelah menerima kabar mengenai kerusakan besar yang ditimbulkan oleh gempa bumi di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur.

Pesan duka itu disampaikan Paus melalui telegram yang ditandatangani Sekretaris Negara Tahta Suci Kardinal Pietro Parolin dan dipublikasikan Kantor Pers Tahta Suci pada Senin (17/8) dalam Buletin No. 0645.

Dalam telegram tersebut, Paus Leo XIV mengaku sangat berdukacita setelah menerima kabar mengenai kerusakan besar yang ditimbulkan oleh gempa bumi di wilayah Nusa Tenggara Timur. Paus menegaskan bahwa Gereja universal hadir dalam doa dan solidaritas bersama mereka yang sedang mengalami penderitaan.

“His Holiness Pope Leo XIV was deeply saddened to learn of the devastation caused by the earthquake in the region of East Nusa Tenggara, and he offers the assurance of his spiritual solidarity and closeness to those suffering the continuing effects of this disaster, particularly for the many displaced and injured,” ujar Paus dalam telegram tersebut.

Yang Mulia Paus Leo XIV sangat berduka mendengar kabar mengenai kehancuran akibat gempa bumi di wilayah Nusa Tenggara Timur. Paus menyampaikan jaminan solidaritas serta kedekatan rohani bagi mereka yang masih menderita akibat dampak bencana ini, khususnya bagi banyak orang yang mengungsi dan terluka.

Selain menyampaikan dukungan kepada para korban, Paus juga memberikan penghargaan kepada otoritas Gereja, pemerintah, dan berbagai pihak yang terus bekerja memberikan bantuan kemanusiaan.

Pemimpin umat Katolik sejagat itu secara khusus mendoakan para petugas darurat yang terlibat dalam proses evakuasi, penyelamatan, dan pemulihan pascabencana. Paus menitipkan jiwa para korban yang meninggal dunia ke dalam belas kasih Allah Yang Mahakuasa.

Ia memohon agar Tuhan menganugerahkan penghiburan bagi keluarga yang berduka serta memberikan kekuatan dan harapan kepada semua orang yang terdampak.

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Flores pada 15 Agustus 2026 menyebabkan kerusakan di berbagai wilayah di Nusa Tenggara Timur. Bencana tersebut mengakibatkan korban jiwa, merusak rumah-rumah warga dan fasilitas umum, serta memaksa ribuan orang meninggalkan tempat tinggal mereka.

Hingga saat ini, Gereja Katolik setempat bersama Caritas Indonesia, lembaga-lembaga kemanusiaan serta berbagai elemen masyarakat terus bergerak memberikan bantuan darurat bagi para korban yang membutuhkan.

Sementara itu, Uskup Keuskupan Agung Ende Mgr Dr Paulus Budi Kleden, SVD, Senin (17/8) secara resmi mengeluarkan Surat Tanggap Bencana Keuskupan Agung Ende Nomor: 149/UAE/17082026, perihal Langkah Tanggap Darurat Keuskupan Agung Ende atas Bencana Gempa Bumi Flores.

Berikut bunyi Surat Uskup Budi Kleden yang dikeluarkan di Ende, Flores, Senin (17/8).

Kepada

Yth. Para Imam, Biarawan/ti, dan segenap umat beriman Keuskupan Agung Ende di tempat

Salam kasih persaudaraan

Kita semua diliputi keprihatinan dan duka yang mendalam berkenaan dengan bencana gempa bumi yang melanda Flores dan juga menimpa kita di wilayah Keuskupan Agung Ende pada tanggal 15 Agustus 2026. Bencana ini telah menimbulkan banyak korban jiwa, kerusakan bangunan dan kerugian material yang membawa duka serta penderitaan bagi banyak umat kita.

Kita berdoa bagi para korban yang meninggal agar mereka diterima dalam kebahagiaan kekal dalam Tuhan, dan untuk keluarga yang ditinggalkan, agar mereka diberikan kekuatan dan penghiburan.

Dalam situasi ini marilah kita saling meneguhkan, tidak larut dalam kepanikan serta tetap menyalakan harapan untuk membangun kembali kehidupan kita dari puing-puing keputusasaan.

Sebagai umat beriman kita yakin bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan kita sendirian. la senantiasa memberikan kekuatan kepada kita untuk bersama-sama menghadapi tantangan ini.

Dalam kaitan dengan hal itu, kami telah membentuk Tim Tanggap Darurat Bencana Gempa Flores Keuskupan Agung Ende yang bertujuan untuk melakukan penanganan bencana serta penyaluran bantuan kemanusiaan bagi para korban gempa bumi di wilayah kita.

Berikut kami sampaikan beberapa hal penting berkaitan dengan penanganan bencana Gempa Bumi di Keuskupan Agung Ende.

  1. Struktur Tim Tanggap Darurat Bencana Gempa Flores Keuskupan Agung Ende

 

  • Ketua l: RD Reginald Piperno Bego

Sekretaris: Klarita Julian Rembu One

  • Bendahara: Sr. Kristina Ngura, CSV, Maria Petrosia Tawa Uma, Christina Rosalia Ema Tukan.

Koordinator Lapangan:

(1) Kevikepan Ende: RD Giovani Don Bosco Seso.

(2) Kevikepan Mbay: RP Charles L. U. S. Ame Talu, OFM.

(3) Kevikepan Bajawa: RD Florianus Ifan Dhendi

Divisi Data dan Assesment: RD Lukas Bernadus Ebu Dhae dan para pastor paroki serta kuasi paroki

Divisi Logistik dan Distribusi: RD Klaudius Romanus Mbusa, RP Kristoforus Landur, CMF, RP Mathias Banusu, SVD

 

Divisi Pendampingan Pastoral dan Pemulihan:

(1) Kevikepan Ende: RD Norbertus Labu dan Tim.

(2) Kevikepan Mbay: RD Kristoforus Betu Soo dan Tim.

3) Kevikepan Bajawa: Ibu Lidwina Dhiu dan Tim.

 

Divisi Media Center: RD Leo Odolfus Wodo Mabha dan Tim Komsos KAE.

Divisi Kesehatan: Sr. Maria Ernesta Agueda Da Conceicao, CIJ dan Ibu Fransiska Saja

 

  1. Posko Utama Tim Tanggap Darurat Bencana Gempa Flores Keuskupan Agung Ende

Posko utama yang menjadi pusat koordinasi dan penerimaan bantuan kemanusiaan untuk korban gempa bumi berlokasi di Rumah Bina PSE Keuskupan Agung Ende Jalan Durian No. 12 Kelurahan Mautapaga, Kecamatan Ende Timur, Kabupaten Ende. (CP: RD Perno Bego 082144714828, RD Renard Dhae 085239400925)

  1. Posko Bantuan Kemanusiaan di Masing-Masing Kevikepan

Selain posko utama, dibentuk pula posko bantuan kemanusiaan di masing-masing Kevikepan yakni:

Kevikepan Ende:

(1) Paroki St. Yosef Freinademetz Mautapaga (CP: RD Ivan Seso 081353969820)

(2) Paroki St. Yohanes Paulus II Ropa (CP: RD Hendra Sola 082236435035)

 

Kevikepan Mbay:

(1) Paroki Yesus Kerahiman Ilahi Aeramo (CP: RP Charles Ame Talu 081212736587)

(2) Paroki St. Fransiskus Xaverius Boawae (CP: RD Aris Taku 082247997874) Kevikepan Bajawa:

(1) Paroki MBC Bajawa (CP: RD Ifan Dhendi 082237633026)

2) Paroki St. Petrus dan Paulus Bekek (CP: RD Wempy da Silva 085239397400)

 

  1. Saluran Donasi dalam Bentuk Uang

Donasi dalam bentuk uang dapat disalurkan melalui rekening resmi Bank Rakyat Indonesia (BRI) an. KKP-PMP SATU UNTUK KEMANUSIAAN: 7530-01030525-53-7. Nomor ini merupakan rekening tunggal yang digunakan untuk menyalurkan donasi berupa uang. AsiaTenggara & Kepulauan Pasifik

  1. Kebutuhan Bantuan Barang

Bantuan barang yang sangat dibutuhkan saat ini antara Iain beras, telur, mie instan, minyak goreng, susu untuk bayi dan anak-anak, pampers bayi, obat-obatan serta air minum kemasan. Bantuan tersebut dapat disalurkan melalui posko-posko bantuan yang telah disebutkan di atas.

 

  1. Koordinasi Posko

Karena kita telah memiliki Posko Utama dan Posko tambahan di masing-masing Kevikepan maka demi efektivitas penyaluran bantuan, diharapkan kita tidak lagi membuka posko bantuan di masing-masing paroki. Posko-posko yang telah dibangun di beberapa paroki diminta untuk berkoordinasi dengan koordinator lapangan masing-masing kevikepan.

  1. Imbauan terkait Perayaan Ekaristi dan Pelayanan Sakramen

Sesuai dengan SK Gubernur Nomor 305/KEP/HK/2026 tentang Status Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi di Provinsi Nusa Tenggara Timur yang menetapkan bahwa status tanggap darurat berlaku dari tanggal 15-28 Agustus 2026, maka demi keselamatan masyarakat pasca gempa, kami mengimbau agar sampai dengan batas waktu di atas, perayaan-perayaan ekaristi di paroki-paroki sedapat mungkin dilaksanakan di tempat-tempat terbuka.

Selain itu, pelayanan sakramen Baptis, Komuni pertama serta pernikahan dianjurkan untuk ditunda. Kami juga mengharapkan agar kita menghindari kerumunan atau pertemuan yang menghimpun orang di dalam gedung dalam jumlah besar. Imbauan ini berlaku sampai ada penyampaian lebih lanjut.

  1. Tanggungjawab dalam Penyebaran Informasi

Hendaknya kita bijaksana dan bertanggungjawab dalam menanggapi serta menyebarkan berbagai informasi terkait bencana ini untuk mencegah kepanikan yang ditimbulkan oleh informasi yang tidak terverifikasi.

Demikian penyampaian kami. Atas perhatian, kepedulian dan kerja sama para Romo, Pater, biarawan/ti dan segenap umat beriman kami mengucapkan limpah terima kasih. Tuhan memberkati dan Bunda Maria Dikandung Tanpa Noda melindungi kita.

 

Caritas Fraternitatis Maneat in Vobis

 

Uskup Agung Ende

Mgr Paulus Budi Kleden, SVD