JILA, ODIYAIWUU.com — Kontak tembak terjadi antara personel Posramil Jila, Komando Distrik Militer (Kodim) 1710/Mimika bersama Pos Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Objek Vital (Pam Obvit) Batalyon Infanteri (Yonif) 133 dengan kelompok bersenjata di wilayah Jila, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Senin (17/8).
Dalam kontak tembak antara aparat TNI dan anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) Kelompok III Puncak yang diduga dipimpin Pemne Kogoya, tiga prajurit Satgas Yonif 133 menjadi korban. Satu prajurit gugur, sementara dua prajurit lainnya mengalami luka dan saat ini masih mendapatkan penanganan medis.
Kepala Penerangan Komando Daerah Militer (Kodam) XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Tri Purwanto, SIP membenarkan adanya kontak tembak tersebut. Kontak tembak terjadi di wilayah Jila yang melibatkan aparat keamanan dengan kelompok OPM Pok III Puncak.
“OPM Pok III Puncak diduga dipimpin Pemne Kogoya. Dalam kejadian tersebut, tiga prajurit menjadi korban. Satu gugur dan dua lainnya mengalami luka. Saat ini penanganan terhadap korban terus dilakukan,” ujar Tri di Jayapura, Papua, Senin (17/8).
Tri mengatakan, aparat keamanan masih melakukan penyelidikan dan pemantauan terhadap perkembangan situasi di wilayah Jila. Langkah pengamanan terus dilakukan untuk memastikan kondisi wilayah tetap terkendali.
TNI bersama Polri juga terus bersinergi dalam menjaga keamanan masyarakat serta mengantisipasi gangguan keamanan susulan di wilayah Jila. (*)










