KARUBAGA, ODIYAIWUU.com — Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tolikara Dr Yosua Noak Douw, S.Sos, M.Si, MA, Rabu (5/8) memimpin apel pagi bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tolikara, di halaman Kantor Bupati, Igari, Distrik Wenam, Papua Pegunungan.
Dalam amanatnya, Sekda Yosua Douw menyampaikan pesan penting ihwal pentingnya menjaga kedamaian, persatuan serta bijak dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar di era digital di tengah masyarakat, khususnya yang beredar di media sosial (medos).
Selain itu, ia mengingatkan bahwa Tolikara harus tetap dijaga agar senantiasa berada dalam lindungan dan kasih Tuhan Allah. Kedamaian mesti diwujudkan melalui tindakan nyata, baik melalui komunikasi verbal maupun melalui aktivitas medsos.
“Dalam kesempatan yang diberkati Tuhan saat ini, saya mengajak kita semua senantiasa berdoa kepada Tuhan agar Tolikara berada dalam lindungan-Nya. Saya juga ingatkan kita semua sebagai ASN agar tidak mudah menerima informasi yang belum akurat tetapi selalu melakukan verifikasi terlebih dahulu,” ujar Yosua Douw melalui keterangan tertulis dari Karubaga, kota Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan, Rabu (5/8).
Yosua juga mengingatkan, agar setiap ASN menjaga kualitas komunikasi dalam interaksi dengan sesama demi menjaga relasi sosial kemasyarakatan yang harmonis di mana bekerja.
“Jangan sampai perkataan spontan ataupun unggahan di media sosial malah menimbulkan kesalahpahaman dan mengganggu kedamaian yang telah kita bangun bersama,” kata Yosua lebih lanjut.
Selain itu, Yosua mengingatkan para ASN agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Di tengah derasnya arus informasi, setiap orang diminta lebih bijaksana dalam menerima maupun menyebarkan berita.
“Meski ada informasi yang seolah-olah benar, namun jangan mudah terpancing untuk percaya tetapi perlu dilakukan verifikasi terlebih dahulu. Selain itu, sebelum menyebarkan informasi, terlebih dahulu melakukan pengecekan dari sumber yang terpercaya,” kata Yosua.
Dalam kesempatan tersebut, Yosua mengajak para ASN ambil bagian menyukseskan agenda penting Pemerintah Kabupaten Tolikara yaitu Festival Etnik dan Religi Tolikara 2026 yang akan digelar pada 12-13 Agustus 2026. ASN memiliki tanggung jawab untuk berpartisipasi aktif demi kelancaran dan keberhasilan kegiatan tersebut.
Usai festival, demikian Yosua, Pemkab Tolikara juga akan mempersiapkan rangkaian kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026. Karena itu, ASN diminta menjaga disiplin, kekompakan, dan semangat pelayanan kepada masyarakat.
Sebelum mengakhiri apel, seluruh peserta mengikuti doa bersama bertema Tolikara Dalam Kedamaian Tuhan. Doa didaraskan untuk memohon perlindungan dan damai sejahtera bagi seluruh wilayah Tolikara.
Mulai dari wilayah timur Tagime dan Danime, wilayah barat Woniki, Wodame, dan Nunggawi, wilayah utara Douw, Egiam, dan Taive hingga wilayah selatan Goyage dan Air Garam.
Pemkab Tolikara berharap melalui apel ASN semangat persatuan, kedamaian serta kebersamaan terus terawat sehingga seluruh agenda pembangunan yang akan segera dilaksanakan seperti Festival Etnik dan Religi maupun peringatan HUT Kemerdekaan berjalan aman, tertib, dan sukses. (*)










