JAYAPURA, ODIYAIWUU.com — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRP) Papua Frangklin E Wahey, S.Sos, MKP, Selasa (29/9) dini hari waktu Papua menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Jayapura, Distrik Heram, Kota Jayapura.
Frangklin Wahey, Anggota Fraksi Partai Demokrat DPR Papua sempat menjalani perawatan di rumah sakit tersebut sebelum akhirnya dipanggil menghadap Tuhan, sang Sabda. Berpulangnya Frangklin bukan hanya kehilangan bagi keluarga besarnya.
Ungkapan duka juga datang dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua, rekan-rekan kerja Almarhum di DPR Papua, para sahabat, masyarakat, warga yang mengenalnya semasa hidup. Semasa hidup Almarhum Frangklin Wahey dikenal sebagai pribadi pekerja dan sosok yang selalu menginspirasi.
“Saya sungguh merasa terpukul mendengar kabar berpulangnya adik Frangklin menghadap Tuhan. Rasanya tidak percaya dengan berita kematiannya. Setelah memastikan informasi, air mata saya jatuh. Keluarga dan kami semua sangat mengasihinya tetapi Tuhan berkehendak lain,” ujar mantan anggota DPRP Carolus Bolly kepada media ini, Selasa (29/9).
Menurut Carolus, politisi Partai Demokrat Papua, semasa hidup Almarhum Frangklin dikenalnya sebagai pribadi pekerja keras, mudah bergaul, dan suka berbagi pengetahuan.
Kisah sukses Frangklin dalam aktivitas sosial kemasyarakatan bahkan politik di tanah Papua merupakan pelajaran penting bagi generasi muda yang hendak mendedikasikan tenaga dan waktunya demi kemajuan daerah dan masyarakat.
Frangklin masuk bursa Pemilihan Legislatif (Pileg) di DPR Papua lalu meraih suara terbanyak kedua setelah Dr Yunus Wonda, SH di daerah pemilihan yang sama. Setelah Yunus Wonda mundur mengikut Pilkada Kabupaten Jayapura lalu terpilih, Frangklin dilantik sebagai anggota DPRP PAW.
“Adik Frangklin adalah sosok politisi dan pemimpin muda Papua yang selalu jadi panutan adik-adik generasi muda. Beliau sosok yang luwes dalam bergaul dengan semua kalangan. Ini kelebihannya. Beliau sosok yang selalu menginspirasi,” kata Carolus.
Carolus menambahkan, berpulangnya Frangklin tak terpaut jauh dengan pengusaha muda Papua Onesimus Heluka, S.Sos. Onesimus meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dok II Jayapura, Senin (28/9) pukul 02.15 WIT.
Kabar berpulangnya Onesimus tidak hanya membawa duka bagi keluarga besar, para sahabat, kalangan dunia usaha bumi Cenderawasih terutama di Papua Pegunungan tetapi juga petinggi Dewan Pimpinan Pusat Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia hingga di Papua Pegunungan.
“Kami kehilangan dua sosok inspiratif dalam waktu yang berdekatan. Kami semua berdoa semoga keduanya sahabat baik ini diterima di Surga. Meski mereka telah tiada semangatnya akan selalu menjadi inspirasi bagi generasi muda dan kami semua dalam melanjutkan pengabdian di tengah masyarakat,” kata Carolus. (*)










