DAERAH  

Tokoh Papua MR Kambu Berpulang, Begini Testimoni Eks Penjabat Walikota Jayapura Dr Frans Pekey

Wali Kota Jayapura periode 2000-2005 dan 2005-2010 Almarhum Drs Menase Robert (MR) Kambu, M.Si. Foto: Istimewa

JAYAPURA, ODIYAIWUU.com — Wali Kota Jayapura periode 2000-2005 dan 2005-2010 Drs Menase Robert (MR) Kambu, M.Si, Jumat (24/7) tutup usia di Rumah Sakit Dok II Jayapura, Papua.

Kabar duka berpulangnya MR Kambu disampaikan Ismael Isack Mebri, SKM, MPH dalam WhatsApp Group The Spirit of Papua (SoP) di Jayapura, Papua, Jumat (24/7) pukul 07.59 WIT.

Grup tersebut diikuti para birokrat tanah Papua, tokoh pemerintahan, politik, akademisi, tokoh gereja, ulama, wakil rakyat, praktisi, pegiat HAM, pengacara, tokoh muda hingga kalangan jurnalis.

Dalam unggahan Isack Mebri, tokoh adat terkemuka dan ondofolo besar di tanah Papua sekaligus Ketua Umum Dewan Presidium Pusat Masyarakat Adat Tabi, disebutkan MR Kambu, mantan Ketua Umum/Manager Persipura Jayapura, menutup mata selamanya di RS Dok II Jayapura.

“Dengan penuh rasa hormat dan duka cita yang mendalam, kami menyampaikan belasungkawa atas berpulangnya Drs MR Kambu, M.Si. Selamat jalan Bapak Drs MR Kambu, M.Si. Jasa, pengabdian, dan keteladanan akan selalu dikenang. Tuhan Yesus menghibur dan memberkati keluarga besar yang ditinggalkan,” begitu bunyi flayer yang di-share Isack Mebri.

Kabar berpulangnya MR Kambu tidak hanya membuat warga masyarakat merasa kehilangan seorang pemimpin yang total mendedikasikan ilmu, tenaga, dan waktu melayani masyarakat baik alam tubuh pemerintahan, sosial politik hingga kemasyarakatan di bumi Cenderawasih.

Almarhum juga dikenang sebagai sosok dalam ziarah perjalanan tanah Papua sejak Orde Baru hingga era otonomi khusus (Otsus) Papua. Pengabdian tulus Almarhum semasa hidup demi kemajuan tanah Papua adalah legasi indah yang senantiasa akan terbenam dalam sanubari.

“Sayang…. Bapa MR Kambu terbaik untuk kami masyarakat Kota Jayapura. Di era masa transisi dari Orde Baru ke Otsus denga berbagai peristiwa dan persoalan Bapa MR Kambu mampu mengendalikan situasi,” ujar Penjabat Wali Kota Jayapura periode 27 Mei 2022 – 27 Mei 2024 Dr Frans Pekey, M.Si, anggota The Spirit of Papua.

Semasa hidup, kata Frans Pekey, Almarhum MR Kambu mampu mengkaderkan banyak anak Papua, termasuk Frans. MR Kambu juga mampu meninggalkan legasi di tata kelola pemerintahan dan pembangunan infrastruktur kota. MR Kambu juga menjaga harmoni dalam heterogenitas masyarakat Kota Jayapura.

“Semoga jasa pengabdian dan pelayanannya menghantarkan ke Surga dan keluarga diberi kekuatan iman dari Tuhan, pemilik hidup ini.  Selamat jalan, bapakku terbaik,” kata Frans lebih lanjut.

Tokoh muda nasional asal Papua yang juga Anggota Pemangku Kepentingan Dewan Energi Nasional Prof Dr Ir Johni Jonatan Numberi, M.Eng, IPM, ASEAN Eng, mengenang Almarhum MR Kambu semasa hidup sebagai Wali Kota Jayapura terbaik dan sosok yang berjasa selama mengurus Persipura.

“Sioh… Sayang turut berdukacita. Saya kenal Bapak MR Kambu awal ketika beliau jadi Asisten Gubernur (Papua). Sayang…. Bapak Walikota Jayapura terbaik. Sayang Persipura. Tuhan terima amal bakti bapak di Sorga,” ujar Johni Numberi, Guru Besar Universitas Cenderawasih dalam The Spirit of Papua.

Johni juga berdoa kiranya semua keluarga besar MR Kambu, keluarga besar Maybrat, keluarga besar A3, keluarga besar Sorong Raya. Warga tanah Papua kehilangan sosok MR Kambu sebagai pemimpin berjasa bagi kemajuan masyarakat dan tanah Papua.

MR Kambu lahir 14 Juni 1948 di Ayamaru, Sorong, Papua Barat Daya. Berdasarkan data berbagai sumber, Almarhum MR Kambu mengoleksi rekam jejak (track record) panjang dalam kariernya di berbagai bidang pengabdian.

Ia menjabat Ketua Umum Persipura Jayapura sejak periode 2000-sekarang; Walikota Jayapura periode 2000–2005 dab 2005–2010; Sekretaris Wilayah Daerah Merauke tahun 1989; Ketua Bappeda TK II Merauke tahun 1984-1989; Kepala Pemerintahan Wilayah Kecamatan (Camat) Merauke tahun 1983-1984; dan Pejabat Kepala Bagian Perekonomian TK II Merauke tahun 1980. (Data mungkin sudah mengalami perubahan, red)

MR Kambu menikah dengan gadis pilihannya, Dra Welmina Wanny Kambuaya, MM. Keduanya dikaruniai putra-putri: dr Johny Patris Abraham Kambu; Sasam Demson Riansos Kambu, ST; Agustin Astiana Kambu, SE, MCA; Oktovina Josina Kambu, ST, MT; dan Marinus Rino Kambu, ST.

Selamat jalan menuju rumah Bapa di Surga, Bapa RM Kambu. Damailah di sisi-Nya. Terima kasih untuk karya pelayananmu semasa hidup bagi masyarakat tanah Papua, bangsa dan negara. (*)