JAYAPURA, ODIYAIWUU.com — Wali Kota Jayapura Dr Abisai Rollo, SH, MH, Selasa (21/7) menerima kafilah Kota Jayapura di Main Hall Kantor Wali Kota Jayapura usai sukses meraih Juara Umum Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XXXI Tingkat Provinsi Papua Tahun 2026.
Kota Jayapura sebelumnya sukses meraih Juara Umum MTQ Tingkat Provinsi Papua dengan memborong 24 medali emas, lima medali perak, dan satu medali perunggu dalam ajang keagamaan Islam bergengsi itu.
Penerimaan kafilah dilakukan bersama Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kota Jayapura Muchlis Karim, para asisten, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Jayapura serta Manager Tim MTQ Kota Jayapura Abdul Madjid.
Wali Kota Abisai Rollo dalam sambutannya mengatakan, memberikan apresiasi kepada seluruh peserta dan tim pelatih yang telah mengharumkan nama Kota Jayapura di Tingkat Provinsi Papua.
“Puji Tuhan, Kota Jayapura berhasil menjadi juara umum dengan perolehan 24 medali emas. Ini merupakan prestasi yang luar biasa dan menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kota Jayapura,” ujar Abisai Rollo di Jayapura, Papua, Selasa (21/7).
Menurut Abisai Rollo, prestasi tersebut menunjukkan bahwa Kota Jayapura kini menjadi salah satu daerah yang diperhitungkan dalam pembinaan Tilawatil Qur’an di tanah Papua. Namun, ia mengingatkan agar keberhasilan tersebut tidak membuat seluruh pihak cepat berpuas diri.
“Prestasi ini harus menjadi motivasi untuk terus belajar, memperkuat kebersamaan, dan meningkatkan pembinaan sehingga gelar juara umum dapat dipertahankan,” kata Abisai lebih lanjut.
Abisai juga berdoa dan berharap agar prestasi tersebut memotivasi generasi muda untuk semakin mencintai Al-Qur’an dan aktif mengikuti MTQ maupun kegiatan keagamaan lainnya.
Pihaknya juga berharap agar kafilah yang akan mewakili Provinsi Papua pada MTQ Tingkat Nasional di Kota Semarang, Jawa Tengah pada 12-19 September 2026 mampu menorehkan prestasi membanggakan.
“MTQ tingkat nasional tentu persaingannya jauh lebih berat karena diikuti peserta dari seluruh Indonesia. Saya berharap kafilah Papua, khususnya dari Kota Jayapura dapat memberikan penampilan terbaik,” ujar Abisai.
Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, kata Abisai, akan terus memberikan dukungan terhadap pembinaan peserta MTQ agar prestasi yang telah diraih dapat terus dipertahankan.
Selain pembinaan, pemerintah juga berkomitmen memberikan penghargaan kepada peserta berprestasi, termasuk melalui program pemberangkatan umrah sesuai kemampuan keuangan daerah.
Sementara itu Manager Tim MTQ Kota Jayapura Abdul Madjid mengatakan, keberhasilan mempertahankan gelar juara umum merupakan buah dari proses pembinaan yang dilakukan secara panjang, terstruktur, dan berkelanjutan.
“Persiapan kami tidak dilakukan menjelang lomba saja, tetapi melalui pendidikan dan pelatihan, pembinaan, hingga simulasi yang dilakukan berulang-ulang. Saat tampil di arena, peserta sudah memiliki pengalaman sehingga mampu mengendalikan rasa gugup,” ujar Abdul Madjid.
Menurut Madjid, sejak awal tim pelatih telah memetakan potensi perolehan medali di setiap cabang lomba. Hasilnya, target yang ditetapkan mampu direalisasikan, bahkan seluruh delapan medali emas pada cabang kaligrafi berhasil disapu bersih.
“Untuk cabang hafalan Al-Qur’an, dari delapan medali emas yang diperebutkan kami berhasil meraih enam emas. Ini menunjukkan bahwa proses pembinaan berjalan sesuai target,” katanya.
Madjid menambahkan, sekitar 40 persen peraih medali emas merupakan peserta baru yang sebelumnya telah dibina melalui berbagai ajang seperti Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadis (STQH) maupun MTQ. Menurutnya, regenerasi qari dan qariah menjadi salah satu kekuatan Kota Jayapura dalam mempertahankan prestasi.
Madjid juga mengapresiasi dukungan Pemkot Jayapura, LPTQ, organisasi kemasyarakatan Islam, dan pengurus masjid yang selama ini turut membina para peserta.
Madjid mengatakan jelang MTQ Tingkat Nasional di Semarang pihaknya akan berkoordinasi dengan Panitia MTQ Provinsi Papua dan LPTQ Provinsi, termasuk mengupayakan agar pelatih bersertifikasi nasional dapat mendampingi peserta selama perlombaan.
“Kehadiran pelatih yang selama ini membina peserta sangat penting, terutama untuk memberikan dukungan psikologis sehingga mereka dapat tampil maksimal di tingkat nasional,” ujar Madjid.
Dengan persiapan yang telah dilakukan sejak jauh hari, kafilah Kota Jayapura optimistis mampu mengharumkan nama Provinsi Papua pada MTQ Tingkat Nasional di Kota Semarang, Jawa Tengah, 12-19 September mendatang. (*)










